Terkini AgrariaApple Watch Series 5 meluncur dengan riset kesehatan

Apple Watch Series 5 meluncur dengan riset kesehatan

Jakarta ((Feed)) – Tidak hanya iPhone, Apple juga meluncurkan jam tangan pintar terbarunya Apple Watch Series 5, sekaligus mengumumkan kerjasama dengan sejumlah organisasi dan universitas dalam riset kesehatan.

Dalam acara Apple Special Event, yang digelar di Auditorium Steve Jobs, Apple Park, Cupertino, California, Selasa (10/9) pagi waktu setempat atau Rabu dini hari WIB, itu Apple menayangkan cuplikan sejumlah pengguna yang menjadi lebih bugar dengan bantuan Apple Watch.

“Sangat menginspirasi bagaimana Apple Watch membuat cerita yang luar biasa bagi penggunanya. Dampak Apple Watch akan digunakan pada riset kesehatan,” ujar CEO Apple, Tim Cook, dalam acara yang disiarkan secara langsung di apple.com.

Apple fokus pada tiga area penelitian kesehatan. Pertama, Apple Hearing Study, mengidentifikasi dan memberikan saran terhadap paparan suara di sekitar pengguna. Apple menggandeng Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Universitas Michigan untuk pengembangan riset tersebut.

Baca juga  Kementerian ATR/BPN Berkomitmen Jalankan Sertipikasi Tanah untuk Berikan Keamanan bagi Masyarakat Sorong

Kedua, Apple Women’s Health Study, mengetahui siklus menstruasi dan kesuburan pada perempuan. Apple bekerja sama dengan National Institute of Environmental Health Sciences dan Harvard T.H. Chan School of Public Health untuk pengembangan riset tersebut.

Terakhir, Apple Heart & Movement Study, memberikan sinyal serta menganalisa saat jantung berdetak tidak seperti biasa. Apple menggandeng American Heart Association dan Brigham and Women’s Hospital untuk pengembangan riset tersebut.

Apple juga mengajak lebih banyak pengguna untuk berpartisipassi dalam riset-riset tersebut. Apple menjamin keamanan dan privasi data pengguna.

Hasil tangkap layar Apple Watch Series 5 (apple.com)

Apple Watch Series 5
Pada Apple Watch Series 5, untuk pertama kalinya, Apple menghadirkan fitur always-on retina display pada arloji pintarnya, sehingga pengguna tidak perlu mengangkat pergelangan tangan.

Kemampuan tersebut berasal dari layar LTPO (low-temperature polycrystalline oxide) yang dapat mereduksi konsumsi daya. Apple menjanjikan all-day battery life untuk Watch Series 5.

Baca juga  Alumni Al-Azhar Malaysia tertarik pelajari Ilmu Tauhid Tasawuf di Aceh

Fitur lain yang ditanamkan pada Watch Series 5 adalah kompas, aplikasi maps, GPS, kemampuan untuk “mencari” iPhone, anti-air, deteksi jika pengguna akan jatuh, podcast, Apple Pay dan Apple Music.

Terbaru, Apple menghadirkan fitur international emergency calling di mana pengguna dapat melakukan panggilan darurat, bahkan tanpa iPhone, saat berpergian keluar negeri.

Apple Watch Series 5 dibandrol mulai 399 dolar AS (sekitar Rp5,6 juta) untuk varian GPS, dan 499 dolar AS (sekitar Rp7 juta) untuk varian GPS + Celullar.

Apple Watch Series 5 dapat dipesan mulai hari ini dan akan tersedia mulai 20 September di Apple Store.

Dengan diluncurkannya Apple Watch terbaru, dalam kesempatan tersebut Apple juga mengumumkan pemangkasan harga untuk Apple Watch Series 3, yang kini ditawarkan dengan harga 199 dolar AS (sekitar Rp2,8 juta).

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengimbau pemerintah daerah (Pemda) di Provinsi Nusa Tenggara Barat...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba cepat dan terbuka, setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menetapkan kebijakan work from home (WFH) setiap hari Jumat. Kebijakan ini merujuk...