Terkini AgrariaDino Patti Djalal: ciptakan respek antarumat beragama

Dino Patti Djalal: ciptakan respek antarumat beragama

Jakarta ((Feed)) – Inisiator “The 1.000 Abrahamic Circle” (1.000 Lingkaran Abraham) Dino Patti Djalal mengatakan setiap orang perlu menciptakan sikap respek antarumat beragama untuk mengatasi konflik dan kemelut berkepanjangan atas perbedaan yang ada.

“Saat ini tidak cukup hanya dengan toleransi, melainkan harus berada pada level respek terhadap agama lain,” kata pendiri Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI) ini usai kegiatan diskusi bertema “Let’s Talk about Hate: Decoding Interfaith Voices” di Jakarta, Sabtu malam.

Ia menjelaskan secara global, hubungan antarumat beragama khususnya Islam, Kristen dan Yahudi semakin memburuk. Hal ini ditunjukkan oleh beberapa bukti survei.

Menurut dia, perlu adanya tindakan proaktif dan bergerak cepat dalam menjalin hubungan yang bisa menghasilkan koneksi dan sekaligus respek antarumat untuk memperbaiki keadaan tersebut.

“Salah satunya ialah dengan memaksimalkan perwujudan misi dari Abraham Circle,” ujar mantan duta besar Indonesia untuk AS ini.

Baca juga  Cedera paksa Lo Celso absen sampai Oktober

Ia menjelaskan Abraham Circle terus mencoba agar pada abad ke-21 agama Samawi yakni Islam, Kristen dan Yahudi tidak lagi mengalami konflik dan kemelut.

“Kami sejauh ini sudah menjalankan dua circle, pada November akan ada circle ketiga. Target keseluruhan ialah 1.000 circle dalam 10 tahun ke depan,” kata dia.

Kegiatan tersebut mengikutsertakan negara yang mengalami ketegangan atau salah paham antara muslim, Kristen dan Yahudi. Sebagai contoh, ialah negara-negara barat dimana pandangan terhadap muslim atau islamofobia semakin tinggi.

Terkait pelaksanaan program, orang-orang yang dilibatkan ialah akar rumput atau harus merupakan tokoh yang memiliki pesantren, gereja atau jemaah sehingga segala sesuatu yang mereka pelajari nantinya dapat diajarkan kepada pengikut atau siswanya.

“Ini ialah cara untuk mewujudkan misi ini,” ujar dia.

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Upaya Berkelanjutan Satgas PRR Sukses Normalisasi Puluhan Sungai dan Muara Terdampak Bencana

Agraria.today - Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi...

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Related Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengimbau pemerintah daerah (Pemda) di Provinsi Nusa Tenggara Barat...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba cepat dan terbuka, setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menetapkan kebijakan work from home (WFH) setiap hari Jumat. Kebijakan ini merujuk...