Terkini Agraria442 Warga Payakumbuh Nikmati JKN Gratis

442 Warga Payakumbuh Nikmati JKN Gratis

Payakumbuh — Sebanyak 442 kepesertaan Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) sudah kembali diaktifkan yang merupakan nama baru serta beberapa diantaranya berasal dari 1.484 warga kota Payakumbuh yang sebelumnya sempat dinon aktifkan sesuai SK Kemensos Republik Indonesia.

“Kepesertaan yang 442 merupakan berasal dari kuota kosong Basis Data Terpadu (BDT) yang belum mendapatkan KIS, untuk yang 1484 itu merupakan pemegang KIS yang diluar BDT, sehingga di Non Aktifkan untuk sementara waktu,” ungkap Kepala Dinas Sosial melalui Kabid Pemberdayaan Sosial Dinas Sosial Kota Payakumbuh Ance Alfiando saat dihubungi Tim Humas. Jumat (06/09)

Ance menjelaskan bagi warga Payakumbuh yang keanggotaannya di Non Aktifkan akan dilakukan verifikasi dan validasi ulang,

“Kita menunggu penetapan data BDT dari Kemensos, karena bisa jadi mereka ada yang masuk usulan BDT, hal ini untuk menghindari kepesertaan ganda,” jelasnya.

Baca juga  BBGRM, Wawako Erwin Yunaz Lepas Ribuan Bibit Ikan Di Batang Sikali Sapaku

Ance mengatakan Dinas Sosial Kota Payakumbuh menghimbau semua dunia usaha atau pemberi kerja yang memiliki karyawan penerima PBI agar merubah segmen kepesertaan menjadi peserta pekerja penerima upah.

“Pemko Payakumbuh berkomitmen untuk mengembalikan hak PBI kepada yang berhak menerimanya, dan kuotanya benar-benar diisi oleh masyarakat yang pantas sebagai penerima bantuan iuran,” ucapnya.

Sementara itu Kepala Bidang Kesehatan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan Cabang Payakumbuh, Atmi Mesra menyebut, Pengaktifan sebanyak 442 JKN-KIS dari pembiayaan PBI itu,merupakan nama baru serta beberapa diantaranya berasal dari 1.484 warga yang sebelumnya sempat dikeluarkan melalui SK Kemensos tersebut.

“Yang dinonaktifkan berdasarkan SK Kemensos itu karena mereka tidak masuk lagi dalam Basis Data Terpadu (BDT). Kemudian ada penggantinya yang langsung aktif pada 1 Agustus 2019, jumlahnya 442 orang,” kata Atmi, saat dihubungi terpisah oleh Tim Humas (06/09).

Baca juga  Mengisi Ramadhan, Dharma Wanita Ditjen Politik dan PUM Gelar Baksos

Diakuinya, Dinsos Kota Payakumbuh termasuk salah satu daerah yang cukup aktif dalam melakukan validasi data BDT.

“Proses verifikasi dan validasi itu cukup tepat dilakukan dengan petugas Dinsos yang langsung turun ke lapangan,” kata Atmi.

Atmi menerangkan, terkait masih adanya sekitar 1.000 warga Kota Payakumbuh yang kepesertaannya dinonaktifkan berdasarkan SK Kemensos, pihak BPJS Cabang Kota Payakumbuh merekomendasikan kepada Pemerintah Kota (Pemko) untuk melilhat kuota PBI dari Sumbar Sakato dan PBI dari APBD Payakumbuh murni.

Berdasarkan data yang tercatat di BPJS Cabang Payakumbuh, per-1 September 2019 ini terdapat sekitar 1.500 kepesertaan baru yang pembiayaannya berasal dari APBD Kota Payakumbuh murni.

“Kalau untuk Pemko Payakumbuh perhatian terhadap masyarkatnya cukup maksimal itu terbukti dengan raihan UHC (Universal Health Coverage),” pungkasnya. (*)

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengimbau pemerintah daerah (Pemda) di Provinsi Nusa Tenggara Barat...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba cepat dan terbuka, setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menetapkan kebijakan work from home (WFH) setiap hari Jumat. Kebijakan ini merujuk...