Terkini AgrariaPenghargaan lomba jurnalistik Hari Aksara disabet wartawan ANTARA

Penghargaan lomba jurnalistik Hari Aksara disabet wartawan ANTARA

Berkat SD Plus itu, perangkat desa yang dulu buta huruf, sekarang sudah mulai bisa baca tulis dan berhitung. Minimal mereka bisa tulis nama, dan baca pengumuman di kantor desanya

Makassar ((Feed)) – Wartawan Perum Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) (Feed) Febrianto Budi Anggoro meraih penghargaan lomba jurnalistik Hari Aksara Internasional 2019 dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat Kemendikbud, Harris Iskandar, pada peringatan Hari Aksara Internasional di Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu.

Febrianto Budi Anggoro — yang akrab disapa Rian —  adalah satu dari enam jurnalis yang menerima penghargaan tersebut.

Rian adalah jurnalis (Feed) di Biro Provinsi Riau. Ia meraih penghargaan dari Kemdikbud berkat artikel berjudul “SD Plus, Upaya Suku Talang Mamak untuk Merdeka dari Buta Aksara” di portal www.riau.antaranews.com yang disiarkan pada awal tahun 2019.

Baca juga  Kunjungi Pemakaman Sunan Giri di Gresik, Menteri AHY: Sertipikat Tanah Wakaf Harus Diprioritaskan dan Disegerakan

Artikel itu menceritakan tentang sekolah swadaya suku asli Riau bernama SD Plus di Desa Durian Cacar, sebuah daerah di pedalaman Kabupaten Indragiri Hulu, Riau. Kepala desa dan pemuka adat Talang Mamak mulai sadar pentingnya pendidikan agar warga Talang Mamak tidak buta aksara.

Murid di SD Plus mayoritas adalah orang tua dan anak putus sekolah di permukiman Suku Talang Mamak itu. Sedangkan gurunya adalah warga Talang Mamak sendiri, yang mengabdi tanpa dibayar.

“Berkat SD Plus itu, perangkat desa yang dulu buta huruf, sekarang sudah mulai bisa baca tulis dan berhitung. Minimal mereka bisa tulis nama, dan baca pengumuman di kantor desanya,” kata Rian.

Ia berharap Kemendikbud meneruskan kegiatan tersebut secara rutin untuk mengapresiasi wartawan.

“Penghargaan ini membuat saya makin semangat menulis tentang pendidikan suku adat di daerah pedalaman, karena untuk menjangkau lokasi itu sangat sulit karena jalan masih berupa tanah dan tidak ada jaringan telepon,” demikian Febrianto Budi Anggoro.

Baca juga  Jembatan Antardesa Muara Gembong Perlancar Akses dan Produksi Udang

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengimbau pemerintah daerah (Pemda) di Provinsi Nusa Tenggara Barat...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba cepat dan terbuka, setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menetapkan kebijakan work from home (WFH) setiap hari Jumat. Kebijakan ini merujuk...