Terkini AgrariaMenko Darmin sebut fintech efektif tingkatkan inklusi keuangan

Menko Darmin sebut fintech efektif tingkatkan inklusi keuangan

Fintech jauh lebih ampuh dalam mendorong keuangan inklusif, perbankan akan bisa membantu masyarakat membuka rekening.

Jakarta ((Feed)) – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan bahwa perusahaan financial technology (fintech) dapat secara efektif meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia karena masyarakat bisa lebih terhubung dengan perbankan dalam rangka membuka rekening dan pemanfaatannya.

“Fintech jauh lebih ampuh dalam mendorong keuangan inklusif, perbankan akan bisa membantu masyarakat membuka rekening,” katanya saat ditemui di Auditorium Dhanapala, Jakarta, Rabu.

Adopsi teknologi yang sangat masif di industri keuangan terlihat dari cara masyarakat mengakses layanan keuangan hingga peningkatan perkembangan fintech yang sangat pesat terutama pada pembayaran dan pinjaman (lending).

Hal tersebut dikonfirmasi oleh Deputi Komisioner OJK Institute dan Keuangan Digital Sukarela Batunanggar yang menyebutkan bahwa ada 113 fintech pinjaman yang terdaftar. Sedangkan berdasarkan data Bank Indonesia ada 58 fintech pembayaran yang berizin per Agustus 2019.

Baca juga  Presiden Jokowi Serahkan 3.000 Sertifikat Hak Atas Tanah di Pontianak

Darmin melanjutkan, perkembangan tersebut sangat membantu para pelaku UMKM dan turut juga menangani penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) dengan akumulasi pinjaman dari fintech lending mencapai lebih dari Rp200 triliun pada akhir 2020.

“Paling mudah untuk startup (fintech) masuk ke sana. Kemudian bisa diorganisasikan petani atau peternaknya dalam penyaluran KUR. Di sini tingkat survivalnya tinggi daripada masuk ke bidang lain,” ujarnya.

Senada dengan Darmin, Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo juga mengatakan bahwa fintech bisa meningkatkan inklusi keuangan negara namun industri tersebut harus terhubung dengan perbankan.

“Sesuai visi BI, mengadopsi developer approach, mengembangkan startup dan disambungkan dengan perbankan,” katanya.

Menurut Perry, dengan adanya teknologi yang telah mengubah sebagian besar kegiatan perekonomian seperti membuat layanan keuangan menjadi cepat dan mudah sehingga regulator perlu memahami lanskap dan ekosistem industri tersebut.

Baca juga  Ini Saat BUMDes Resmi jadi Badan Hukum

“This is just the beginning. Ini menandakan ekonomi keuangan digital akan semakin berkembang dan akan semakin mendorong inklusi keuangan,” ujarnya.

Perry pun berharap dengan adanya fintech yang bisa menciptakan berbagai produk dan layanan keuangan, kehadiran industri tersebut dapat mempercepat terwujudnya inklusi keuangan yang secara tidak langsung juga akan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengimbau pemerintah daerah (Pemda) di Provinsi Nusa Tenggara Barat...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba cepat dan terbuka, setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menetapkan kebijakan work from home (WFH) setiap hari Jumat. Kebijakan ini merujuk...