Terkini AgrariaPemprov Yogyakarta gali potensi wisata budaya Dlingo

Pemprov Yogyakarta gali potensi wisata budaya Dlingo

Bantul ((Feed)) – Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta mengadakan Festival Wana Wisata Budaya Mataram di objek wisata hutan pinus Mangunan, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul, sebagai upaya menggali potensi pariwisata budaya yang tumbuh kembang di daerah setempat.

Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Wisata Dinas Pariwisata (Dispar) DIY Aria Nugrahadi di sela festival budaya di Mangunan, Bantul, Sabtu, mengatakan bahwa di wilayah DIY potensi utamanya dalam konteks pariwisata adalah berbasis budaya.

“Seperti kita ketahui bahwa geliat pengembangan kepariwisataan di Wana Wisata Budaya Mataram ini dalam konteks wisata alamnya sudah menggembirakan, tentunya potensi budaya yang ada di kawasan seluas 40 hektare ini perlu untuk terus kita gali,” katanya.

Dengan demikian, kata dia, konteks kebudayaan lokal masyarakat di wilayah Kecamatan Dlingo terutama di Desa Mangunan bisa menjadi daya tarik wisata tersendiri dan mendukung pengembangan pariwisata berbasis budaya yang dipadukan dengan alam dalam hal ini pesona hutan lindung.

Baca juga  Histori Rock Indonesia, saat musik cadas kian berwarna di 90-an

“Ini merupakan inisiasi dari Dinas Pariwisata DIY untuk menggali konten budaya lokal, kita persiapkan menjadi bagian dari daya tarik wisata, dan kita ketahui bahwa dalam lingkup Wana Wisata Budaya Mataram di kecamatan ini terdiri banyak desa, ada Mangunan, Munthuk, Terong dan Temuwuh,” katanya.

Masing-masing desa di Dlingo bahkan di tingkat pedukuhan disebutnya memiliki seni budaya khas masing-masing mempunyai konten lokal budaya yang sangat menarik, sehingga dengan festival budaya ini akan memberikan ruang dari masyarakat kelompok seni dan pelaku wisata setempat.

“Nah mulai hari ini kita mulai display dalam suatu kemasan festival dengan harapan bahwa ke depan masing-masing budaya lokal bisa berjalan berdampingan dalam konteks pengembangan kepariwisataan di DIY khususnya di Wana Wisata Budaya Mataram,” katanya.

“Dan tentunya ini akan menjadi bagian dari kalender rutin Dinas Pariwisata DIY yang tidak hanya event sekali setahun, tetapi justru membangkitkan dampak positif yang nantinya akan menjadi event wisata budaya di masing-masing kawasan objek wisata,” katanya.

Baca juga  Kirk Hammett tertarik bikin film horor

Sementara itu, Camat Dlingo Deni Ngajis Hartono mengatakan ada enam desa di Dlingo yang masing-masing desa memiliki potensi budaya dan kesenian, namun tiap desa harus saling mendukung dan tidak ada ego sektoral desa melainkan lebih luas lagi, yakni ego sektoral kecamatan.

“Wisatawan yang berkunjung ke hutan pinus Dlingo nantinya tidak hanya menyaksikan alamnya tapi juga potensi budayanya,” katanya.

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Kementerian ATR/BPN Raih Penghargaan, Berhasil Tindaklanjuti RHP BPK RI 90,8%

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Bahas Dasar Penyusunan Anggaran 2027, Fokuskan Efisiensi dan Kualitas Layanan

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Pemerintah Finalisasi Rencana Induk Pemulihan Pascabencana Sumatra

Agraria.today | Jakarta – Pemerintah menyiapkan rencana induk Percepatan...

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus...

Raker Bersama Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Paparkan Capaian Kinerja dan Anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun 2026

Agraria.today | Jakarta - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Perkuat Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah, Wamen Ossy: Targetkan Peta LSD Baru di 17 Provinsi

Agraria.today | Jakarta - Pemerintah berencana memperkuat pelaksanaan pengendalian...

Related Articles

Kementerian ATR/BPN Raih Penghargaan, Berhasil Tindaklanjuti RHP BPK RI 90,8%

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melaksanakan Tindak Lanjut Rekomendasi Hasil Pemeriksaan (TLRHP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)....

Kementerian ATR/BPN Bahas Dasar Penyusunan Anggaran 2027, Fokuskan Efisiensi dan Kualitas Layanan

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) tengah membahas Klasifikasi Rincian Output (KRO) dan Rincian Output (RO) sebagai dasar...

Raker Bersama Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Paparkan Capaian Kinerja dan Anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun 2026

Agraria.today | Jakarta - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, melaporkan capaian kinerja dan realisasi anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun...