Terkini AgrariaSebelum wafat, ibunda SBY dua pekan di ICU

Sebelum wafat, ibunda SBY dua pekan di ICU

Gunungputri, Bogor ((Feed)) – Sebelum wafat di RS Mitra Keluarga Cibubur Jumat pukul 19.23 WIB, ibunda Presiden keenam RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Siti Habibah, sempat dirawat selama dua pekan di ruang unit perawatan intensif atau ICU.

“Dua pekan masuk ICU, semua pengobatan terbaik sudah diberikan tapi memang belum sembuh, penyakit komplikasi di usia cukup tua,” ujar Deputi Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat, Herzaky M Putra kepada media di rumah duka, Jumat malam.

Menurutnya, keluarga sudah berupaya memberikan pengobatan terbaik kepada eyang Siti Habibah di usianya yang sudah menginjak 87 tahun.

“Kondisi beliau sejak kemarin sudah kritis tapi keluarga tidak mempublikasikan.
Kami berjuang agar eyang mendapatkan pengobatan terbaik, ternyata Allah mempunyai kehendak yang lain, hari ini beliau mengembuskan nafas terakhir,” kata Herzaky.

Baca juga  Juve bawa pulang tiga poin dari markas Brescia

Ia mengatakan, eyang Siti Habibah akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Sabtu siang.

“Rencana akan dimakamkan di TPU Tanah Kusir Jakarta besok. Berangkat dari sini setelah salat zuhur dari sini,” ujarnya.

Menurutnya, jenazah akan disemayamkan di rumah duka sejak pagi hingga sebelum dimakamkan, sembari menunggu kedatangan putra sulung SBY, Edhie Baskoro yang kini masih berada di Kairo, Mesir.

Seperti diketahui, jenazah yang dibawa menggunakan mobil ambulans dari RS Mitra Keluarga Cibubur, tiba di rumah duka dengan pengawalam sekitar pukul 22.00 WIB. AHY nampak ikut membopong keranda keluar dari ambulans kemudian dibawa ke dalam rumah.

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengimbau pemerintah daerah (Pemda) di Provinsi Nusa Tenggara Barat...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba cepat dan terbuka, setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menetapkan kebijakan work from home (WFH) setiap hari Jumat. Kebijakan ini merujuk...