Terkini AgrariaPenyebab kematian sapi di Gunung Kidul bukan antraks

Penyebab kematian sapi di Gunung Kidul bukan antraks

Alhamdulillah, negatif antraks. Kemungkinan ada riwayat penyakit dalam pada sapi tersebut.

Gunung Kidul ((Feed)) – Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mendapat informasi bahwa penyebab kematian ternak sapi di Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo, pada Selasa (27/8) bukan disebabkan oleh antraks.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Gunung Kidul Bambang Wisnu Broto di Gunung Kidul, Jumat, mengatakan pihaknya mendapat informasi bahwa hasil uji laboratorium di Balai Besar Veteriner Wates menyatakan negatif antraks, tetapi informasi tersebut belum disampaikan secara resmi.

“Alhamdulillah, negatif antraks. Kemungkinan ada riwayat penyakit dalam pada sapi tersebut,” kata Bambang.

Sementara itu, Kepala Seksi Kesehatan Veteriner Dinas Pertanian dan Pangan Gunung Kidul Retno Widiastuti mengatakan informasi tersebut baru diterima pihaknya melalui pesan singkat. Pihaknya masih menunggu informasi resmi dari BBVet Wates.

Baca juga  Bea Cukai Batam musnahkan barang sitaan senilai Rp.1,6 miliar

“Hasil resmi belum turun, baru pesan pendek. Kemungkinan ada indikasi penyebab lain dari kematian ternak berjenis kelamin betina itu,” kata dia.

Ia tidak bisa menjelaskan penyakit apa yang menyerang sapi tersebut lantaran untuk mengetahui penyebab kematian ternak harus dilakukan pembedahan atau nekropsi karena dalam prosedur pengecekan antraks tidak bisa dilakukan dengan pembedahan bangkai.

“Bangkai kemarin dikubur. Idealnya untuk mencari penyebab lain dari kematian itu, sapi harus dinekropsi. Tetapi kemarin, kami tidak laksanakan karena protap dugaan antraks tidak bisa nekropsi atau membuka bangkai,” terang dia.

Ia menjelaskan, alasan tidak ada nekropsi demi keamanan petugas yang ada di lapangan. Ke depan pihaknya akan terus melakukan sosialisasi terkait perawatan ternak sehingga kasus kematian ternak dapat berkurang.

“Sudah dilaksanakan program sosialisasi penanggulangan penyuluhan ternak. kami akan teruskan,” pungkas dia.

Baca juga  Huawei Mate 30 Pro usung empat kamera seharga Rp12,5 juta

Pada Selasa (27/8), ternak milik Sunaryo ditemukan mati di dalam kandang. Matinya sapi tersebut membuat panik lantaran selama ini Bejharjo merupakan kawasan endemik antraks dan kematian sapi tersebut terjadi tanpa ada tanda-tanda sebelumnya.

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Kementerian ATR/BPN Raih Penghargaan, Berhasil Tindaklanjuti RHP BPK RI 90,8%

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Bahas Dasar Penyusunan Anggaran 2027, Fokuskan Efisiensi dan Kualitas Layanan

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Pemerintah Finalisasi Rencana Induk Pemulihan Pascabencana Sumatra

Agraria.today | Jakarta – Pemerintah menyiapkan rencana induk Percepatan...

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus...

Raker Bersama Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Paparkan Capaian Kinerja dan Anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun 2026

Agraria.today | Jakarta - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Perkuat Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah, Wamen Ossy: Targetkan Peta LSD Baru di 17 Provinsi

Agraria.today | Jakarta - Pemerintah berencana memperkuat pelaksanaan pengendalian...

Related Articles

Kementerian ATR/BPN Raih Penghargaan, Berhasil Tindaklanjuti RHP BPK RI 90,8%

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melaksanakan Tindak Lanjut Rekomendasi Hasil Pemeriksaan (TLRHP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)....

Kementerian ATR/BPN Bahas Dasar Penyusunan Anggaran 2027, Fokuskan Efisiensi dan Kualitas Layanan

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) tengah membahas Klasifikasi Rincian Output (KRO) dan Rincian Output (RO) sebagai dasar...

Raker Bersama Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Paparkan Capaian Kinerja dan Anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun 2026

Agraria.today | Jakarta - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, melaporkan capaian kinerja dan realisasi anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun...