Terkini AgrariaSertipikat Tanah Mengubah Hidup Perajin Untir-untir Ini

Sertipikat Tanah Mengubah Hidup Perajin Untir-untir Ini

Sertipikat tanah tidak hanya sebatas sebuah buku hijau bukti kepemilikan tanah, sertipikat tanah dapat mengubah hidup seseorang. Adalah Tri Edi Widiarto, perajin untir-untir asal Kecamatan Kutoarjo Kabupaten Purworejo membagikan pengalamannya kepada 3800 penerima sertipikat tanah hasil program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap di GOR WR Supratman, Purworejo, Kamis (29/08).

Pria kelahiran Purworejo 53 tahun lalu ini memulai usahanya sejak 1997, setelah pulang dari Jakarta karena di-PHK. Di periode itu memang Indonesia dilanda krisis perekonomian yang membuat banyak perusahaan tumbang.

Bertahun-tahun usaha untir-untir ini berjalan begitu saja. Dibantu keluarga, bapak dua orang anak ini rata-rata hanya dapat mengolah 25 kg bahan baku per hari, itupun tidak rutin. Sampai dengan awal 2015 ada petugas kantor pertanahan menawarkan program sertipikasi lintas sektor. Sertipikat inilah yang merubah taraf usahanya.

Baca juga  Tiba di Palangkaraya, Presiden Gunakan Heli Merah Putih Menuju Kapuas

Kredit pertamanya senilai Rp 10 juta dapat dikembalikan dengan lancar. Berkembang, sampai saat ini telah tiga kali Tri Edi Widiarto menjaminkan sertipikatnya di bank. Dengan modal usaha tersebut, usahanya dapat berkembang pesat. Saat ini tenaga kerjanya telah mencapai 8 orang dan pemasarannya tidak terbatas di Purworejo saja, tapi sudah merambah ke kota-kota sekitar, seperti Kebumen dan Banjarnegara. “Dengan usaha ini Alhamdulillah saya sudah bisa kuliahkan anak, beli mobil dan beli sepetak dua petak tanah,” ungkapnya malu-malu.

Kepada para penerima sertipikat, Tri Edi Widiarto mengingatkan bahwa kredit bisa diambil jika merasa punya kemampuan, jangan dilakukan sembarangan dan harus bekerja keras. “Kunci dari usaha adalah semangat, tekun dan jujur,” tutupnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Subdit Pengembangan dan Diseminasi Model Pemberdayaan, Ir. Hernawati, M.Si. menyampaikan bahwa sertipikasi tanah yang diikuti oleh Tri Edi Widiarto dan juga yang sertipikatnya dibagikan hari ini adalah bagian dari program besar Reforma Agraria. Program itu terdiri dari asset reform dan access reform. “Aset Reform atau Legalisasi Aset adalah tugas kami Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN, sedangkan keberhasilan Legalisasi Akses kami capai tidak sendirian. Kami bersinergi oleh rekan-rekan OPD di masing-masing wilayah,” ungkap Hernawati.

Baca juga  Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko: “Tugas Kami Mempercepat Penyelesaian Reforma Agraria”

Cerita Tri Edi Widiarto mengingatkan kita pada sebuah kutipan jawa “Jer Basuki Mawa Beyo” yang artinya meraih kemuliaan membutuhkan pengorbanan. Apabila ingin sejahtera tidak hanya biaya yang dibutuhkan, namun juga kerja keras, kejujuran dan ketekunan. (WN/RH/AM/TA)

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengimbau pemerintah daerah (Pemda) di Provinsi Nusa Tenggara Barat...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba cepat dan terbuka, setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menetapkan kebijakan work from home (WFH) setiap hari Jumat. Kebijakan ini merujuk...