Terkini AgrariaTol layang jakarta-Cikampek diharapkan segera rampung

Tol layang jakarta-Cikampek diharapkan segera rampung

Cirebon ((Feed)) – PT Lintas Marga Sedaya (LMS) selaku pengelola Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) berharap pembangunan tol layang Jakarta-Cikampek atau Japek Elevated segera rampung sehingga pengendara tidak lagi mengalami kelelahan saat masuk ke Tol Cipali.

“Dengan tersambungnya Tol Trans Jawa dan selesainya proyek Japek Elevated, harapan kami titik lelah di Tol Cipali ini bisa bergeser,” ujar Direktur Operasional PT LMS Agung Prasetyo di Cirebon, Rabu.

Agung menjelaskan bahwa menurut data PT LMS, rata-rata pengguna jalan menghabiskan waktunya sekitar 3-4 jam di jalan Tol Jakarta-Cikampek.

Setelah itu, pengemudi biasanya cenderung memacu kendaraannya dan memaksakan diri untuk melanjutkan perjalanan ketika memasuki Tol Cipali dalam kondisi lelah.

“Nantinya kita bersama-sama akan mengarahkan dan melakukan edukasi kepada pengguna jalan agar betul-betul memanfaatkan tempat istirahat atau rest area,” kata Agung.

Baca juga  Kemendagri Gelar Webinar Peningkatan Mutu Pelayanan Pengelolaan Persampahan

Frekuensi rata-rata lintas kendaraan di Tol Cipali setiap harinya dilalui 40 ribu kendaraan, sayangnya dari jumlah tersebut yang masuk dan memanfaatkan rest area hanya 2.000 kendaraan.

Dengan demikian fungsi rest area di Tol Cipali maupun di tol-tol lainnya rata-rata kurang dimanfaatkan oleh para pengguna jalan tol, karena mereka semua ingin cepat sampai.

Sebelumnya PT Jasa Marga Tbk (Persero) menargetkan proyek jalan Tol Layang Jakarta – Cikampek II atau Japek Elevated akan rampung dan bisa dioperasikan pada Natal dan Tahun Baru 2019.

Terkait besaran tarif tol yang akan diberlakukan untuk tol layang tersebut nantinya sesuai dengan keputusan dari pemerintah.

Saat ini rencana pemberlakuan tarif untuk tol Jakarta-Cikampek Elevated masih dikaji oleh pemerintah dan Jasa Marga sendiri menunggu sedang menunggu keputusan pemerintah terkait hal itu.

Baca juga  Ganda campuran Rinov/Pitha terhenti di babak kedua China Open

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengimbau pemerintah daerah (Pemda) di Provinsi Nusa Tenggara Barat...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba cepat dan terbuka, setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menetapkan kebijakan work from home (WFH) setiap hari Jumat. Kebijakan ini merujuk...