Terkini AgrariaBegini keunikan Festival Gerobak Sapi Merdeka di Sleman

Begini keunikan Festival Gerobak Sapi Merdeka di Sleman

Kriteria penilaian untuk bakalan sapi jantan meliputi sapi yang sehat kuat dan kokoh…

Sleman ((Feed)) – Wakil Bupati Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DiY), Sri Muslimatun melepas puluhan gerobak sapi pada Gelaran Festival Gerobak Sapi Merdeka di Lapangan Pojok, Harjobinangun, Pakem, Sleman, Minggu.

Acara yang diselenggarakan oleh Fakultas Kedokteran Hewan  (FKH) Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta bekerja sama dengan Pemerintah Kecamatan Pakem, Sleman, tersebut dalam rangka merayakan HUT ke-74 RI sekaligus Dies Natalis FKH UGM ke-73.

Selain Lomba Gerobak Sapi, pada kesempatan tersebut juga dilombakan bakalan sapi jantan dan betina.

Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun mengatakan festival tersebut dapat menjadi ajang untuk berkumpulnya para pemilik gerobak sapi dari berbagai kawasan di Sleman.

“Diharapkan kegiatan ini dapat menjadi sarana pelestarian budaya Jawa, sekaligus untuk meningkatkan kunjungan wisatawan di Kabupaten Sleman,” katanya.

Baca juga  Tren penggunaan teknologi robot pada industri di Indonesia naik

Menurut dia, melalui kegiatan tersebut diharapkan akan meningkatkan gairah para peternak sapi di Sleman sehingga akan meningkatkan populasi sapi di Sleman.

“Festival gerobak sapi ini menjadi salah satu kegiatan yang menarik kunjungan wisatawan dalam maupun luar negeri,” katanya.

Ketua Panitia Dies Natalis FKH UGM Dr drh Aris H menjelaskan kriteria penilaian meliputi penampilan grobak sapi dan keahlian “Bajingan” (pengemudi gerobak sapi), kesehatan dan keterlatihan sapi yang menarik gerobak.

“Keterlatihan dari sapi seperti cara jalan yang terkordinasi dan mengikuti jalur yang sudah kita tentukan,” katanya.

Ia mengatakan kriteria sapi yang digunakan adalah sapi putih atau sapi peranakan Ongole dan gerobak dengan hiasan alami berupa hasil alam, seperti janur.

“Kriteria penilaian untuk bakalan sapi jantan meliputi sapi yang sehat kuat dan kokoh, dan minimal berumur dua tahun. Adapun untuk sapi betina, yakni dari eksterior organ reproduksi yang sehat dan terawat,” katanya.

Baca juga  Penyelesaian Masalah Kemanusiaan Eks Pejuang Timtim Melalui Program Redistribusi Tanah

Aris berharap dengan gelaran festival ini akan memperoleh calon indukan jantan dan betina yang sehat dan baik.

“Kami juga akan melakukan pembinaan kepada Paguyuban Sapi Potong di Sleman agar lebih merawat hewan ternaknya dengan baik lagi,” katanya.
 

Peserta Festival Gerobak Sapi Merdeka. (Foto Dok Humas Sleman)

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Kementerian ATR/BPN Raih Penghargaan, Berhasil Tindaklanjuti RHP BPK RI 90,8%

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Bahas Dasar Penyusunan Anggaran 2027, Fokuskan Efisiensi dan Kualitas Layanan

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Pemerintah Finalisasi Rencana Induk Pemulihan Pascabencana Sumatra

Agraria.today | Jakarta – Pemerintah menyiapkan rencana induk Percepatan...

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus...

Raker Bersama Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Paparkan Capaian Kinerja dan Anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun 2026

Agraria.today | Jakarta - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Perkuat Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah, Wamen Ossy: Targetkan Peta LSD Baru di 17 Provinsi

Agraria.today | Jakarta - Pemerintah berencana memperkuat pelaksanaan pengendalian...

Related Articles

Kementerian ATR/BPN Raih Penghargaan, Berhasil Tindaklanjuti RHP BPK RI 90,8%

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melaksanakan Tindak Lanjut Rekomendasi Hasil Pemeriksaan (TLRHP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)....

Kementerian ATR/BPN Bahas Dasar Penyusunan Anggaran 2027, Fokuskan Efisiensi dan Kualitas Layanan

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) tengah membahas Klasifikasi Rincian Output (KRO) dan Rincian Output (RO) sebagai dasar...

Raker Bersama Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Paparkan Capaian Kinerja dan Anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun 2026

Agraria.today | Jakarta - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, melaporkan capaian kinerja dan realisasi anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun...