Terkini AgrariaMendag dorong NTT jadi sentra garam dan daging nasional

Mendag dorong NTT jadi sentra garam dan daging nasional

Belum lagi ada berbagai langkah kebijakan yang mendorong, pertanian dan peternakan sehingga produksinya terus meningkat

Kupang ((Feed)) – Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mendorong agar Provinsi Nusa Tenggara Timur menjadi sentra produksi garam dan daging untuk memenuhi kebutuhan nasional.

“Pak Gubernur (Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat, red), minimum dua komoditas dari NTT yang kita inginkan jadi sentra garam dan daging untuk seluruh Indonesia,” katanya kepada wartawan usai memantau harga kebutuhan pokok di Pasar Kasih Naikoten, Kota Kupang, Jumat.

Menteri Enggartiasto Lukita berada di Kota Kupang dalam rangka meninjau harga bahan pokok pada sejumlah pasar tradisional di ibu kota Provinsi NTT itu. Kegiatan pemantauan didampingi Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat.

Ia mengatakan, hasil garam di NTT sudah masuk ke pasar-pasar tradisional di daerah setempat yang dijual dalam bentuk garam curah.

Baca juga  Mantan Ibu Negara Honduras divonis 58 tahun penjara

Kata Enggartiasto Lukita, garam lokal yang dijual tersebut kualitasnya mampu menyamai kualitas garam impor.

Selain itu, lanjutnya, untuk produksi daging di NTT sudah sangat bagus yang ditunjukkan dengan kondisi harga di pasar yang tetap stabil karena pasokan yang melimpah.

“Belum lagi ada berbagai langkah kebijakan yang mendorong, pertanian dan peternakan sehingga produksinya terus meningkat,” katanya.

Ia mengatakan, pemerintah pusat akan saling memberikan dukungan untuk pengembangan komoditi unggulan di NTT sehingga bisa membantu neraca perdagangan nasional.

“Karena kalau ini bisa berjalan maka neraca perdagangan kita terbantu jadi positif karena impor kita berkurang,” katanya.

Selain meninjau harga bahan pokok di sejumlah pasar tradisional Kota Kupang, Mendag juga meninjau Pelabuhan Tenau Kupang yang merupakan pelabuhan utama aktivitas bongkar-muat peti kemas di daerah setempat.

Baca juga  Mendagri Saksikan Penandatanganan MoU Batas Wilayah Negara

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Kementerian ATR/BPN Raih Penghargaan, Berhasil Tindaklanjuti RHP BPK RI 90,8%

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Bahas Dasar Penyusunan Anggaran 2027, Fokuskan Efisiensi dan Kualitas Layanan

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Pemerintah Finalisasi Rencana Induk Pemulihan Pascabencana Sumatra

Agraria.today | Jakarta – Pemerintah menyiapkan rencana induk Percepatan...

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus...

Raker Bersama Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Paparkan Capaian Kinerja dan Anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun 2026

Agraria.today | Jakarta - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Perkuat Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah, Wamen Ossy: Targetkan Peta LSD Baru di 17 Provinsi

Agraria.today | Jakarta - Pemerintah berencana memperkuat pelaksanaan pengendalian...

Related Articles

Kementerian ATR/BPN Raih Penghargaan, Berhasil Tindaklanjuti RHP BPK RI 90,8%

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melaksanakan Tindak Lanjut Rekomendasi Hasil Pemeriksaan (TLRHP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)....

Kementerian ATR/BPN Bahas Dasar Penyusunan Anggaran 2027, Fokuskan Efisiensi dan Kualitas Layanan

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) tengah membahas Klasifikasi Rincian Output (KRO) dan Rincian Output (RO) sebagai dasar...

Raker Bersama Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Paparkan Capaian Kinerja dan Anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun 2026

Agraria.today | Jakarta - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, melaporkan capaian kinerja dan realisasi anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun...