Terkini AgrariaTim dragon boat Indonesia bawa pulang status juara dunia dari Thailand

Tim dragon boat Indonesia bawa pulang status juara dunia dari Thailand

Jakarta ((Feed)) – Tim dragon boat Indonesia yang disiapkan untuk SEA Games 2019 Filipina pantas berbangga diri setelah mendapatkan modal dengan membawa pulang status juara dunia pada Kejuaraan Dunia Dragon Boat 2019 di Pattaya, Thailand, Kamis.

“Target sesuai yang kita harapkan meski ini adalah ujicoba pertama untuk nomor 22 crew mix,” kata pelatih tim dragon boat Indonesia, Suryadi saat dikonfirmasi dari Jakarta.

Turun di nomor 1.000 meter premier mix, tim dragon boat Indonesia tampil sebagai yang tercepat dengan catatan waktu 3 menit 55.485 detik dan berhak medali emas. Catatan waktu ini terus mengalami peningkatan dibandingkan babak semifinal yang menunjukkan angka 4 menit 01.895 detik.

Untuk medali perak direbut oleh tim Amerika Serikat dengan catatan waktu 3 menit 56.704 detik. Sedangkan medali perak direbut oleh tim Myanmar dengan catatan waktu 3 menit 57.608 detik.

Baca juga  Kikan menanti kehadiran band dengan vokalis perempuan

Menurut Suryadi, apa yang diraih tim dragon boat Indonesia merupakan buah kerja keras latihan yang selama ini dilakukan. Latihan sendiri terbilang tidak putus sejak persiapan menghadapi Asian Games 2018 Jakarta-Palembang lalu.

“Kami bersyukur PB PODSI mempertahankan kondisi atlet pasca Asian Games dengan menggelar pelatnas secara kontinyu. Dengan masih bertahannya kondisi atlet-atlet maka performanya masih tetap bertahan dan siap bersaing pada Kejuaraan Dunia 2019,” kata Suryadi menambahkan.

Tidak hanya itu, Suryadi menjelaskan jika apa yang diraih di Thailand sesuai dengan periodisasi yang diprogramkan terutama untuk menghadapi SEA Games 2019 Filipina. Hanya saja, tim Indonesia belum begitu mendapatkan tekanan dari tim tuan rumah kejuaraan dua tahunan itu.

“Filipina memang hadir di kejuaraan dunia, namun mereka tidak menurunkan kekuatan sesungguhnya. Tapi kami cukup tahu perkembangan kekuatan dari tim negara-negara Asia Tenggara,” kata Suryadi menegaskan.

Baca juga  Kejadian Banjir dan Tanah Longsor Sumatera Utara Akibatkan Korban Jiwa

Negara Asia Tenggara yang turun di kejuaraan dunia dan bakal menjadi lawan Indonesia pada SEA Games 2019 adalah tuan Thailand, Myanmar, Singapura dan Kamboja. Pada kejuaraan dunia, Indonesia berkekuatan 26 atlet, 4 pelatih dan satu manajer.

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengimbau pemerintah daerah (Pemda) di Provinsi Nusa Tenggara Barat...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba cepat dan terbuka, setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menetapkan kebijakan work from home (WFH) setiap hari Jumat. Kebijakan ini merujuk...