Terkini AgrariaMenperin: Mobil listrik bisa berdampingan dengan mandatori biodiesel

Menperin: Mobil listrik bisa berdampingan dengan mandatori biodiesel

Kendaraan listrik kan 20 persen tahun 2025, yang 80 persen masih berbasis bahan bakar

Jakarta ((Feed)) – Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menegaskan bahwa upaya pemerintah untuk mendorong penggunaan mobil listrik dapat berjalan berdampingan dengan programĀ  mandatori biodiesel hingga B100 pada 2021-2022.

Menteri Airlangga menjelaskan bahwa pemerintah hanya menargetkan sekitar 20 persen kendaraan listrik yang beredar pada 2025, sedangkan sisanya kendaraan berbasis bahan bakar.

“Pengembangannya (keduanya)Ā listrik dan biofuel. Kendaraan listrik kan 20 persen tahun 2025, yang 80 persen masih berbasis bahan bakar,” kata Menteri Airlangga usai menghadiri diskusi di Jakarta, Selasa.

Airlangga menjelaskan bahwa selain mobil listrik, pemerintah juga mendorong industri untuk mengembangkan kendaraan berbahan bakar fleksibel atau (flexy fuel engine).

Kendaraan berbahan bakar fleksibel ini seperti mobil bermesin konvensional, namun dapat diisi bahan bakar nabati (biofuel) jenisĀ biodiesel dengan campuran minyak kelapa sawit (CPO)Ā 20 persen (B20) atau bioetanolĀ dari tebu.

Baca juga  PLN sapa pelanggan di Bandara Depati Amir Pangkalpinang

Senada dengan itu, Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Yohannes Nangoi menjelaskan tren penggunaan kendaraan bermesin pembakaran dalam atau dikenal internal combustion engine (ICE) masih akan tetap moncer dalam beberapa puluh tahun ke depan.

Menurut dia, penggunaan kendaraan berbahan bakar biodiesel selain lebih ramah lingkungan, juga dapat mengurangi impor bahan bakar fosil dari minyak bumi.

“Dengan bahan bakar biodiesel yang lebih bersih, hemat bahan bakar, dan emisinya bagus, bisa menghemat devisa negara. Kenapa tidak? Jadi ICE jalan, mobil listrik juga kita siapkan. Nanti pelan-pelan berubah ya kita siap,” kata Yohannes.

Sementara itu, Ketua Harian Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia (Aprobi) Paulus Tjakrawan menjelaskan bahwa hingga 10 tahun ke depan, meski penerapan mobil listrik dijalankan, kendaraan berbasis biodiesel tetap masih bisa berkembang.

Baca juga  Mendagri: Narkoba adalah Persoalan yang Sangat Serius

Pasar biodiesel pun menurut dia juga masih luas di golongan kendaraan besar, seperti bus antarkota, truk pick up, hingga alat berat. Bahkan, ke depan, PTĀ PLN akan menyasar biodiesel sebagai pembangkit listrik.

“Sebagian mobil listrik kan mengarahnya pertama-tama pada mobil sedan, yang tidak memakai biodiesel juga. Biodiesel kan kebanyakan dipakai oleh sebagian besar truk dan bus. Bahkan nanti bisa untuk pembangkit PLN,” kata Paulus.

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengimbau pemerintah daerah (Pemda) di Provinsi Nusa Tenggara Barat...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba cepat dan terbuka, setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menetapkan kebijakan work from home (WFH) setiap hari Jumat. Kebijakan ini merujuk...