Terkini AgrariaPembekalan Penguatan Penyelenggaraan Penataan Ruang di NTT

Pembekalan Penguatan Penyelenggaraan Penataan Ruang di NTT

Harmonisasi aspek pertanahan dan tata ruang harus terus diperkuat karena keduanya saling berhubungan. Penyelenggaraan Penataan Ruang mendapatkan input dari aspek pertanahan. Begitu juga aspek pertanahan yang mengacu kepada tata ruang.

Dengan latar belakang tersebut, Direktorat Jenderal Tata Ruang kembali melaksanakan kegiatan Pembekalan Penguatan Penyelenggaraan Penataan Ruang yang kali ini dilakukan di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada tanggal 15-16 Agustus 2019.

Kegiatan ini bertujuan memperkuat komitmen bersama antara tata ruang dan pertanahan untuk dapat mendukung arahan presiden agar mempercepat penetapan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) di setiap daerah, khususnya yang memiliki potensi ekonomi dan potensi bencana.

Pada acara tersebut, Direktur Jenderal Tata Ruang, Abdul Kamarzuki mengajak seluruh Kepala Kantor Pertanahan (Kantah) di setiap kabupaten/kota di NTT beserta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bidang tata ruang untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan penataan ruang di daerah. Serta mulai membangun anggapan bahwa Rencana Tata Ruang (RTR) adalah pintu masuk investasi pembangunan, dan bukan merupakan hambatan.

Baca juga  Ditjen Tata Ruang Bangun Digitalisasi Informasi, Perizinan Cepat dan Terintegrasi

Peningkatan itu dilakukan pada aspek produktivitas RTR, serta kualitas yang semakin baik dari produk RTR yang dihasilkan tersebut.

Upaya Kementerian ATR/BPN melalui Direktorat Jenderal Tata Ruang untuk meningkatkan produktivitas, kualitas serta efektivitas RTR salah satunya dengan pengembangan teknologi informasi (GISTARU) dan pengembangan SDM bidang penataan ruang. Diharapkan dengan itu akan menjawab tantangan tata ruang di era digital. (TARU).

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengimbau pemerintah daerah (Pemda) di Provinsi Nusa Tenggara Barat...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba cepat dan terbuka, setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menetapkan kebijakan work from home (WFH) setiap hari Jumat. Kebijakan ini merujuk...