Terkini AgrariaEkonom sarankan bunga nol persen kredit pembelian mobil listrik

Ekonom sarankan bunga nol persen kredit pembelian mobil listrik

[et_pb_testimonial _builder_version=”3.13″ background_color=”#a8cf45″ quote_icon_background_color=”#f5f5f5″ body_text_color=”#000000″]Masalah pemasaran dan penjualan mobil listrik perlu diperhatikan mengingat mobil listrik merupakan sarana transportasi masa depan kita[/et_pb_testimonial]

 

Jakarta (Feed) – Pakar ekonomi Universitas Indonesia (UI) Haryadin Mahardika menilai industri keuangan perlu memberikan keringanan kredit seringan-ringannya atau bunga kredit nol persen bagi masyarakat yang ingin memiliki mobil listrik agar mobil tersebut lebih kompetitif dibandingkan mobil konvensional.

“Masalah pemasaran dan penjualan mobil listrik perlu diperhatikan mengingat mobil listrik merupakan sarana transportasi masa depan kita,” ujar Haryadin Mahardika di Jakarta, Sabtu.

Menurut dia, kalau bisa aturan penjualan mobil listrik tersebut dikaitkan dengan insentif yang tidak hanya insentif bersifat pajak namun juga berkaitan dengan insentif-insentif nonpajak misalnya dengan didukung oleh industri keuangan melalui pemberian bunga kredit nolnol persen kepada keluarga yang ingin membeli mobil listrik, sehingga masyarakat akan lebih cepat dan tertarik untuk membeli mobil listrik.

Baca juga  Sebanyak 247 KK di Kabupaten Pasaman Barat Terdampak Banjir

Ia mengatakan berbagai insentif yang diberikan tersebut harus diarahkan agar harga mobil listrik lebih murah atau di bawah harga mobil konvensional.

Kalau harga mobil listrik terlalu mahal maka mobil listrik kemungkinan akan menghadapi persaingan yang berat dengan mobil-mobil nasional yang dipasarkan di Indonesia.

Sebelumnya Presiden Joko Widodo mengatakan pembangunan industri kendaraan elektrik memerlukan waktu lebih dari 2 tahun. Hal itu karena sejumlah perusahaan otomotif melihat minat pasar terhadap produk tersebut.

Dia menjelaskan kendaraan bertenaga listrik relatif memiliki harga yang lebih mahal ketimbang kendaraan berbahan bakar minyak. Oleh karena itu, dirinya juga menggandeng Pemprov DKI Jakarta untuk memberi insentif bagi penggunaan kendaraan elektrik.

Ragam insentif yang bisa diberikan antara lain bebas retribusi parkir, subsidi penggunaan kendaraan listrik untuk angkutan umum, dan pembebasan kendaraan dari peraturan ganjil/genap.

Baca juga  Favorit juara 800m tersisih dari kejuaraan dunia atletik

Presiden sendiri telah menandatangani peraturan presiden tentang mobil berbasis elektrik pada Senin (5/8) lalu.

Tujuan regulasi tersebut untuk mendorong perusahan-perusahaan otomotif mempersiapkan industri mobil listrik di Tanah Air.

Pewarta: Aji Cakti
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Kementerian ATR/BPN Raih Penghargaan, Berhasil Tindaklanjuti RHP BPK RI 90,8%

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Bahas Dasar Penyusunan Anggaran 2027, Fokuskan Efisiensi dan Kualitas Layanan

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Pemerintah Finalisasi Rencana Induk Pemulihan Pascabencana Sumatra

Agraria.today | Jakarta – Pemerintah menyiapkan rencana induk Percepatan...

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus...

Raker Bersama Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Paparkan Capaian Kinerja dan Anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun 2026

Agraria.today | Jakarta - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Perkuat Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah, Wamen Ossy: Targetkan Peta LSD Baru di 17 Provinsi

Agraria.today | Jakarta - Pemerintah berencana memperkuat pelaksanaan pengendalian...

Related Articles

Kementerian ATR/BPN Raih Penghargaan, Berhasil Tindaklanjuti RHP BPK RI 90,8%

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melaksanakan Tindak Lanjut Rekomendasi Hasil Pemeriksaan (TLRHP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)....

Kementerian ATR/BPN Bahas Dasar Penyusunan Anggaran 2027, Fokuskan Efisiensi dan Kualitas Layanan

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) tengah membahas Klasifikasi Rincian Output (KRO) dan Rincian Output (RO) sebagai dasar...

Raker Bersama Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Paparkan Capaian Kinerja dan Anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun 2026

Agraria.today | Jakarta - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, melaporkan capaian kinerja dan realisasi anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun...