Terkini AgrariaDolar AS melemah tajam imbas meningkatnya kekhawatiran perdagangan

Dolar AS melemah tajam imbas meningkatnya kekhawatiran perdagangan

New York (ANTARA) – Kurs dolar AS melemah tajam terhadap sejumlah mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), karena kekhawatiran perdagangan bertahan di sekitar pasar valuta asing global, mendorong penguatan mata uang safe-haven termasuk yen Jepang dan franc Swiss.Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, turun 0,57 persen menjadi 97,5234 pada akhir perdagangan.

Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi 1,1202 dolar AS dari 1,1111 dolar AS pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi 1,2141 dolar AS dari 1,2157 dolar AS pada sesi sebelumnya. Dolar Australia turun menjadi 0,6760 dolar dari 0,6795 dolar.

Dolar AS dibeli 106,03 yen Jepang, lebih rendah dari 106,56 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun menjadi 0,9736 franc Swiss dari 0,9824 franc Swiss, dan naik menjadi 1,3217 dolar Kanada dari 1,3211 dolar Kanada.

Baca juga  Desainer mancanegara bakal unjuk gigi di Crafina 2019

Presiden AS Donald Trump mencuit pada Kamis (1/8/2019) bahwa ia akan menempatkan tarif tambahan 10 persen pada sisa 300 miliar dolar AS dari impor barang-barang China mulai 1 September.

Pengumuman itu telah mengganggu ekspektasi pasar, menyebabkan pasar saham global dan valuta asing merosot, kata Zhang Yansheng, seorang peneliti dari China Center for International Economic Exchange.

Yuan China melemah di atas 7,0 yuan per dolar AS pada Senin (5/8/2019). Bank sentral China, People’s Bank of China (PBOC) mengaitkan melemahnya mata uang dengan faktor-faktor termasuk tindakan sepihak dan proteksionis, serta ekspektasi tarif tambahan untuk barang-barang China.

Bank sentral menegaskan kembali dalam sebuah pernyataan pada Senin (5/8/2019) bahwa ia yakin akan kemampuannya menjaga nilai tukar yuan pada dasarnya stabil.

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Baca juga  Naomi Osaka raih kemenangan pertama di kota kelahirannya

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Mau Ikut PTSL? Ketahui Biaya Persiapannya yang Berlaku di Masing-Masing Wilayah

Agraria.today | Jakarta - Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap...

Lebih dari 1.000 Hektare Sawah Terdampak Bencana Pulih, Ketahanan Pangan Makin Terjamin

Agraria.today - Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi...

Buka Forum Bakohumas 2026, Sekjen ATR/BPN Tekankan Penyamaan Persepsi dalam Implementasi Sertipikat Elektronik

Agraria.today | Jakarta - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Agraria...

Pastikan Data Sertipikat Tanah Sesuai, Ini Cara Mudah Pengecekannya

Agraria.today | Jakarta - Masyarakat kini bisa memastikan kesesuaian...

Siapkan Ketersediaan SDM yang Berintegritas, Sekjen ATR/BPN Minta Dukungan Komisi II DPR RI dalam Transformasi STPN

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Mendagri Tegaskan Pemerintah Siap Perkuat Pengawasan dan Optimalisasi Dana Otsus

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad...

Related Articles

Mau Ikut PTSL? Ketahui Biaya Persiapannya yang Berlaku di Masing-Masing Wilayah

Agraria.today | Jakarta - Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang mulai berjalan sejak 2017, telah berhasil mendaftarkan tanah secara masif. Dari total bidang...

Buka Forum Bakohumas 2026, Sekjen ATR/BPN Tekankan Penyamaan Persepsi dalam Implementasi Sertipikat Elektronik

Agraria.today | Jakarta - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Dalu Agung Darmawan, secara resmi membuka Forum Badan Komunikasi...

Pastikan Data Sertipikat Tanah Sesuai, Ini Cara Mudah Pengecekannya

Agraria.today | Jakarta - Masyarakat kini bisa memastikan kesesuaian data sertipikat tanah secara lebih mudah tanpa harus datang ke Kantor Pertanahan. Melalui layanan digital...