Terkini AgrariaPPIH pantau kondisi JCH kloter 20 jelang Armuzna

PPIH pantau kondisi JCH kloter 20 jelang Armuzna

Kota Pekanbaru (ANTARA) – Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) kini terus mengintensifkan pantauan mereka terhadap persiapan dan survei kesehatan jamaah calon haji yang tergabung dalam kloter 20 embarkasi Batam menjelang  wukuf di Arafah dan kegiatan di Muzdalifah dan Mina (Armuzna).”Persiapan dan survei awal yang dipantau khususnya jalur-jalur yang akan dilalui untuk kegiatan Armuzna dan juga perkembangan kesehatan JCH yang sakit untuk menjalani wukuf di Arafah,” kata Pranata Humas Ahli Muda, Kemenag Riau, Vehtria Rahmi di Pekanbaru, Rabu.

Menurut Vehtria Rahmi seperti dilaporkan Ketua kloter TKHI Anasri, jamaah calon haji wajib menjalani wukuf termasuk juga mereka yang sedang sakit saat wukuf di Arafah.

“Untuk itu Ketua kloter BTH 20 bersama tim TKHI tdiak bosan-bosannya terus mengingatkan jamaah calon haji agar tetap menjaga kesehatan dengan berbagai kegiatan. Mulai dari visitasi jamaah, kunjungan ke kamar-kamar jamaah lansia, dakwah kesehatan haji, senam kebugaran, hingga game senam berantai sembari jamaah saling memijit,” katanya.

Baca juga  PPIH tidak keluarkan rekomendasi bagi kartu perdana seluler Saudi

Anasri menyebutkan secara umum kesehatan jamaah calon haji semakin membaik, ini bisa dipantau dari visitasi jamaah yang dikontrol tim TKHI. Semula rata-rata jamaah yang berobat mencapai angka sekitar 60 sampai dengan 70 orang setiap hari ke klinik BTH 20. Alhamdulillah semenjak kemarin sudah berkurang menjadi 40- 50 orang jamaah saja.

Ia mengatakan, kesehatan jamaah calon haji adalah rahmat Allah SWT, termasuk ikhtiar dan ada upaya preventif dari petugas kloter, baik pendekatan rohani oleh TPHI, TPIHI dan TPHD lebih khusus pendekatan jasmani ilmiah oleh TKHI dan TKHD.

Sejumlah kondisi khusus untuk jamaah beresiko tinggi memang ada beberapa jamaah calon haji yang sakit namun tetap berada di bawah pengawasan dokter. Tercatat di hotel 103 ada 4 orang yang semuanya merupakan jamaah calon haji dari Kuansing.

Sementara itu, pagi ini ada 1 orang calon haji, yakni Jama Ali (75) sakit dan harus dirawat. Pagi ini dijemput ambulans sektor 1 dibawa ke KKHI Mekkah. Sedangkan tiga jamaah lainnya yang berasal dari Inhil dirawat di hotel saja.

Baca juga  Asyik Minum Tuak Dan Bawa Sajam, Tiga Pemuda Dibina Satpol PP Payakumbuh Di Masjid

“Semoga dengan semakin iklhasnya seluruh petugas dan jamaah kloter BTH 20 serta ikhtiar menjaga kesehatan jelang persiapan Armuzna, insya Allah menjadi modal utama menjemput rahmat Allah SWT untuk kita semua di Tanah Suci ini,” katanya.

Ia juga meminta doa dari semua pihak agar jamaah khusus lansia dan jamaah beresiko tinggi sebanyak 206 orang jamaah bisa sehat selalu menghadapi Armuzna yang hanya tinggal beberapa hari lagi.

Sedangkan infromasi dari dr. Rudi seorang jamaah yakni Jamaali langsung dirujuk ke Rumah Sakit Arab Saudi, dan untuk sementara masih menunggu diagnosa dokter, diindikasi Jamaali mengalami sesak nafas karena sakit infeksi paru-paru.

Pewarta: Frislidia
Editor: Masnun
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Artikel ini pertama kali tayang di Antaranews.com

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengimbau pemerintah daerah (Pemda) di Provinsi Nusa Tenggara Barat...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba cepat dan terbuka, setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menetapkan kebijakan work from home (WFH) setiap hari Jumat. Kebijakan ini merujuk...