Terkini AgrariaJember kembangkan IKM berbasis kopi dan coklat

Jember kembangkan IKM berbasis kopi dan coklat

Jember, Jawa Timur (ANTARA) – Pemerintah Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur, akan mengembangkan dan membangun industri kecil dan menengah (IKM) berbasis kopi dan kakao untuk meningkatkan ekonomi rakyat.”Komitmen pemerintah untuk memfasilitasi anak-anak muda yang memulai bisnisnya berbasis kopi dan coklat, agar di Jember merek kopi dan coklat dapat bermanfaat untuk ekonomi kerakyatan,” kata Bupati Jember, Faida yang disampaikan dalam focus group discussion (FGD) di Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia di Jember, Selasa.

FGD tersebut mengangkat tema “Mewujudkan pembangunan agroindustri berbasis kopi dan kakao dalam menciptakan coffe and cocopreneur inovatif” yang dihadiri forum pimpinan daerah dan Direktur Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia Agung Wahyu Susilo.

Ia mengatakan pihaknya akan melibatkan Puslit Kopi dan Kakao Indonesia dalam menyiapkan 1.000 gerobak untuk usaha coklat Jember menjadi satu branding coklat berjaringan ala Jember.

Selain itu, lanjut dia, Pemkab Jember akan berusaha membuat regulasi untuk mengamankan produk-produk di Jember dan mengamankan produk hulu hilir berbasis kopi dan kakao dalam satu peraturan daerah dan peraturan bupati.

Baca juga  Kementerian Lembaga dan BUMN Dukung Penuh Sentra IKM Rendang Payakumbuh

“Kami akan memfasilitasi IKM-IKM di Jember dan Pemkab Jember siap membantu anggaran khusus dialokasikan untuk pengembangan industri perdagangan dan jasa yang berbasis kopi dan kakao di Jember,” tuturnya.

Menurutnya Pemkab Jember telah mengirimkan delegasi yang dipimpin oleh Wakil Bupati Abdul Muqit Arief ke Belgia dan delegasi itu untuk merespon keinginan pihak Belgia, agar Jember mengambil peran menyuplai coklat dengan pendampingan sistem fermentasi standar Belgia.

“Untuk itu, diperlukan peran Puslit Koka Indonesia tentang penelitian coklat, sehingga apabila masyarakat komunitas petani ingin merespon hal itu, maka Pemkab Jember siap memfasilitasi dengan memilih kluster-kluster di desa dan wilayah untuk kopi dan kakao,” katanya.

Sementara Direktur Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia Agung Wahyu Susilo mengatakan awalnya Puslit Kopi dan Kakao Indonesia membuat suatu inovasi alat mesin proses produksi coklat dan kopi skala UKM atau skala rumah tangga.

Baca juga  Buka Rapat Perdana LANDLAB, Menteri Nusron Dorong Kebijakan Pertanahan dan Bank Tanah yang Berbasis Data dan Jangka Panjang

“Untuk pengembangannya bekerjasama dengan pemerintah daerah maupun swasta, serta daerah lainnya hingga ada beberapa IKM berbasis coklat seperti di Mojokerto dan Blitar,” katanya.

Menurutnya adanya produk kopi dan kakao di Jember yang dibina lembaganya tersebut ke depannya harus dikembangkan untuk pemberdayaan masyarakat berbasis ekonomi kerakyatan karena industri di Jember sangat potensial yang ditopang oleh penduduk yang banyak, infrastruktur dan dukungan regulasi yang disampaikan Bupati Jember yang mendukung pengembangan IKM.

“Tinggal bagaimana sinergi untuk bersama-sama mempercepat terwujudnya IKM, sehingga tujuan meningkatkan masyarakat di Jember segera tercapai,” ujarnya.

 

Pewarta: Zumrotun Solichah
Editor: Heru Dwi Suryatmojo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Artikel ini pertama kali tayang di Antaranews.com

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengimbau pemerintah daerah (Pemda) di Provinsi Nusa Tenggara Barat...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba cepat dan terbuka, setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menetapkan kebijakan work from home (WFH) setiap hari Jumat. Kebijakan ini merujuk...