Terkini AgrariaPemberdayaan ekonomi digital ciptakan 11 juta lapangan kerja

Pemberdayaan ekonomi digital ciptakan 11 juta lapangan kerja

Depok (ANTARA) – Perusahaan-perusahaan e-commerce dan asuransi terkemuka Indonesia bersama Kadin Indonesia menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan World Logistics Council (WLC) untuk mendigitalisasi Usaha Kecil dan Menengah (UKM) melalui platform ekonomi digital inovatif yang diharapkan mampu menyerap 11 juta lapangan kerja.

Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Kelautan dan Perikanan Yugi Prayanto dalam keterangan tertulisnya, Selasa menyambut baik adanya penandatanganan Nota Kesepahaman dengan WLC untuk mendigitalisasi UKM melalui platform ekonomi digital yang inovatif.

Menurut Yugi, kolaborasi dengan World Logistics Council itu akan mendukung program Kadin Indonesia Bidang Kelautan dan Perikanan dalam mendigitalisasi “supply chain” (rantai pasokan) perikanan Indonesia.

Dengan berbasis MoU tersebut ke depannya platform ekonomi digital yang inovatif diharapkan dapat meningkatkan perdagangan Indonesia sebesar 156 miliar dolar AS dan menciptakan 11 juta lapangan kerja.

Platform ekonomi digital yang inovatif itu akan diluncurkan melalui program “Asia Benchmark Trade Lane” (BTL), sebuah program pengembangan ekonomi nyata yang akan mencapai tingkat efisiensi dan kemakmuran ekonomi, terutama bagi segmen UKM.

Baca juga  Tetapkan Standar Kompetensi Surveyor Berlisensi, Kementerian ATR/BPN Susun Juknis Pelaksanaan Permen ATR/Ka BPN Nomor 9 Tahun 2021

Berbagai inovasi unik teknologi platform ini akan diluncurkan oleh konsorsium terbesar, termasuk 70 perusahaan teknologi, perdagangan, finansial, dan asuransi terkemuka dunia dengan pendapatan hampir mendekati 1,2 triliun dolar AS dan menyerap lima juta tenaga kerja.

Penandatanganan MoU itu sendiri dilaksanakan di Jakarta pada 25 Juli 2019 oleh Kresna Group melalui unit asuransinya, PT Asuransi Kresna Mitra Tbk (IDX: ASMI), PT Bukalapak, Kadin Indonesia Bidang Kelautan dan Perikanan, dan WLC.

Sementara itu Michael Steven, Founder Kresna Group menyatakan gembira dapat mengambil bagian dalam memberdayakan UKM dan mitra dagang mereka melalui inisiatif ekonomi digital yang selaras dengan salah satu upayanya dalam meningkatkan efisiensi “supply chain”, khususnya di bidang kelautan dan agrikultur.

“Melalui bisnis asuransi dan digital yang kami miliki, kami akan terlibat penuh dalam membantu nelayan dan petani dalam menjual produk mereka misalnya, serta membuka lebih banyak peluang melalui digitalisasi,” katanya.

Sedangkan dari sudut pandang asuransi, menurut Michael platform ekonomi digital akan memberdayakan industri asuransi dengan menyediakan rangkaian layanan e-Insurance yang komprehensif, termasuk “smart contract” yang terintegrasi penuh dengan ekosistem e-Commerce, e-Finance, dan jasa e-Logistik.

Baca juga  Dukung Penanganan Covid-19, PLN Siap Produksi Hingga 2 Ton Oksigen per Hari

Ekosistem ini memberikan transparansi dan visibilitas bisnis “real-time” (data seketika) yang lebih besar dengan mengurangi risiko penjaminan emisi, transaksi, dan pemulihan asset.

Pada kesempatan terpisah, Fajrin Rasyid selaku Co Founder dan President Bukalapak menyampaikan apresiasinya atas keikutsertaan Bukalapak di WLC.

“Kerjasama ini tentunya juga akan mempermudah langkah terobosan Bukalapak dalam memperkenalkan produk-produk asli Indonesia dari para UMKM ke pasar internasional, salah satunya dengan meningkatkan layanan dan inovasi fitur BukaGlobal,” kata Fajrin.

Platform ekonomi digital akan diimplementasikan melalui program Asia BTL selama 12 bulan, dimulai pada 2020 melalui jalur perdagangan tertentu yang menghubungkan pelaku “Business to Business” (B2B) Indonesia dengan mitra dagangnya secara global. Adapun implementasi awal direncanakan akan memasukkan Indonesia dan India.

 

Pewarta: Feru Lantara
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

 

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengimbau pemerintah daerah (Pemda) di Provinsi Nusa Tenggara Barat...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba cepat dan terbuka, setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menetapkan kebijakan work from home (WFH) setiap hari Jumat. Kebijakan ini merujuk...