Terkini AgrariaKemen LHK teliti tuntutan "Save Meratus"

Kemen LHK teliti tuntutan “Save Meratus”

Banjarmasin (ANTARA) – Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar mengatakan saat ini pihaknya sedang meneliti dan mengkaji terkait tuntutan masyarakat Kalimantan Selatan untuk melindungi Meratus dari pertambangan dan perkebunan kelapa sawit.

“Terkait tuntutan ‘Save Meratus’, kini sedang kita teliti dan kaji dengan tim dari Kemen LHK,” kata Menteri usai meletakkan batu pertama pembangunan Plaza Jokowi di Taman Hutan Rakyat (Tahura) Sultan Adam, Kalimantan Selatan, Selasa.

Namun yang pasti, tambah dia, apa yang telah dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dan pemerintah kabupaten, telah sesuai dengan harapan pemerintah pusat.

Menurut dia, pihaknya banyak belajar dari Kalimantan Selatan, terkait persoalan reklamasi dan rehabilitasi tambang dan kawasan hutan.

“Saya juga telah berkoordinasi dengan kementerian ESDM dan PU, untuk sesegera mungkin melakukan perbaikan lingkungan dari aktivitas tambang, termasuk lubang-lubang tambang,” katanya.

Baca juga  Perdana Di Sumbar, MOGE Dukcapil Ala Payakumbuh Diresmikan Walikota Riza Falepi

Menurut dia, persoalan seperti banyaknya lubang-lubang akibat pertambangan, merupakan persoalan lama yang harus secepatnya mendapatkan penanganan.

“Pak Presiden dan pak Wapres,meminta agar persoalan lingkungan, termasuk lubang-lubang tambang, secepatnya segera ditangani dan segera dilakukan upaya perbaikan itu,” katanya.

Saat ini, tambah dia, pihaknya sedang melakukan percepatan pemulihan lingkungan dari aktivitas tambang, baik yang masih beroperasi maupun sudah tidak lagi beroperasi.

Kedatangan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar ke Kalimantan Selatan, dalam rangka meletakkan batu pertama pembangunan Plaza Jokowi di Taman Hutan Rakyat (Tahura) Sultan Adam.

Pembangunan Plaza Jokowi tersebut, sebagai upaya meningkatkan ekonomi rakyat di sekitar kawasan hutan yang dilaksanakan persis di lokasi saat Presiden Joko Widodo menanam pohon pada 2015.

Pembangunan Plaza Jokowi, tambah Siti, merupakan upaya Pemprov Kalsel untuk mengefektifkan pengembangan kawasan hutan secara lestari, sekaligus pusat pertumbuhan ekonomi daerah.

Baca juga  Sertipikat Tanah Terbit, Perekonomian Melejit!

“Saya telah meminta kepada seluruh jajaran kehutanan agar kawasan hutan tidak lagi sebagai kawasan tertutup,” katanya.

Menurut dia, sesuai keinginan Presiden, pembangunan kawasan hutan harus mengedepankan kepentingan masyarakat dengan tetap memperhatikan kawasan hutan adat, meningkatkan hasil hutan, dan tetap menjaga kelestarian kawasan.

Kebijakan tersebut, tambah dia, telah mampu dilaksanakan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dengan meningkatkan berbagai sarana dan prasarana kehutanan.

 

Pewarta: Ulul Maskuriah/Latif Thohir
Editor: Masnun
COPYRIGHT © ANTARA 2019

 

Latest Articles

Kementerian ATR/BPN Raih Penghargaan, Berhasil Tindaklanjuti RHP BPK RI 90,8%

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Bahas Dasar Penyusunan Anggaran 2027, Fokuskan Efisiensi dan Kualitas Layanan

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Pemerintah Finalisasi Rencana Induk Pemulihan Pascabencana Sumatra

Agraria.today | Jakarta – Pemerintah menyiapkan rencana induk Percepatan...

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus...

Raker Bersama Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Paparkan Capaian Kinerja dan Anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun 2026

Agraria.today | Jakarta - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Perkuat Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah, Wamen Ossy: Targetkan Peta LSD Baru di 17 Provinsi

Agraria.today | Jakarta - Pemerintah berencana memperkuat pelaksanaan pengendalian...

Related Articles

Kementerian ATR/BPN Raih Penghargaan, Berhasil Tindaklanjuti RHP BPK RI 90,8%

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melaksanakan Tindak Lanjut Rekomendasi Hasil Pemeriksaan (TLRHP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)....

Kementerian ATR/BPN Bahas Dasar Penyusunan Anggaran 2027, Fokuskan Efisiensi dan Kualitas Layanan

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) tengah membahas Klasifikasi Rincian Output (KRO) dan Rincian Output (RO) sebagai dasar...

Raker Bersama Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Paparkan Capaian Kinerja dan Anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun 2026

Agraria.today | Jakarta - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, melaporkan capaian kinerja dan realisasi anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun...