Terkini AgrariaWalikota Payakumbuh Minta Alat Berat Diturunkan Bantu Dampak Banjir Bandang Koto Tuo...

Walikota Payakumbuh Minta Alat Berat Diturunkan Bantu Dampak Banjir Bandang Koto Tuo Limo Kampuang

Payakumbuh — Walikota Payakumbuh Riza Falepi bersama Wakil Walikota Erwin Yunaz meninjau lokasi terdampak banjir bandang yang melanda sejumlah kawasan di Kelurahan Koto Tuo Limo Kampuang, Kecamatan Payakumbuh Selatan. Bencana tersebut merupakan rentetan dari banjir bandang yang menerjang tiga jorong daerah Situjuah Limo Nagari Kabupaten Lima Puluh Kota, Selasa (16/4).

Saat peninjauan Walikota yang juga didampingi Ketua DPRD, YB. Dt. Parmato Alam serta sejumlah pimpinan perangkat daerah, walikota memerintahkan dinas terkait untuk segera mengantisipasi dampak bencana.

“Saya minta alat berat diturunkan kesini untuk melakukan proses pembersihan. Kepada masyarakat yang terdampak saya turut prihatin. Bagaimanapun ini cobaan yang perlu dihadapi dengan sabar dan ikhlas. Kita akan berupaya secepat mungkin memulihkan kondisi,” ujar Walikota Riza.

Berdasarkan laporan yang diterima Walikota dari kepala BPBD dan juga Camat serta lurah setempat, terdapat 56 rumah warga Kelurahan Koto Tuo Limo Kampuang yang terkena dampak. Disamping itu sejumlah petak sawah dan kolam ikan termasuk lokasi ikan larangan yang menjadi salah satu icon kelurahan juga terkena dampak.

Baca juga  Dipimpin oleh Presiden Jokowi, Menteri ATR/Kepala BPN dan Wamen ATR/Waka BPN Ikuti Upacara Hari Kesaktian Pancasila di Lubang Buaya

“Semoga kejadian ini tidak terjadi lagi dan kami akan segera melakukan tindakan antisipasi dengan membuat bronjong atau dam di sekitar lokasi,” pungkas Riza Falepi.(pyk)

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengimbau pemerintah daerah (Pemda) di Provinsi Nusa Tenggara Barat...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba cepat dan terbuka, setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menetapkan kebijakan work from home (WFH) setiap hari Jumat. Kebijakan ini merujuk...