Terkini AgrariaSPAM Payakumbuh Mulai Diuji Coba

SPAM Payakumbuh Mulai Diuji Coba

Payakumbuh — Pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang terdiri dari Water Treatment Plant (WTP) dan Intake di Kelurahan Tanjung Pauh, Payakumbuh Barat, sudah selesai dikerjakan. Jelang peresmian Pemko Payakumbuh saat ini sedang jalani tahap uji coba.

“Iya, sekarang lagi komisioning. Semua sistem diuji coba dan dicek satu persatu, biar bisa dipastikan alat-alat sudah siap bekerja,” ujar Walikota Payakumbuh Riza Falepi, Jumat (1/3).

Komisioning dikenal sebagai pengujian operasional suatu pekerjaan baik secara nyata maupun simulasi untuk memastikan bahwa pekerjaan tersebut telah dilaksanakan dan memenuhi semua ketentuan.

“Komisioning dilakukan setelah pelaksana kerja menyelesaikan pekerjaannya dan bersiap menuju pengoperasian,” tutur Riza yang merupakan Magister Teknik ITB itu.

Riza berharap, pembangunan SPAM senilai Rp 20,5 Milyar itu, nantinya bisa beroperasi dengan baik sehingga menjadi solusi untuk mengatasi persoalan kekurangan pasokan air di Payakumbuh.

Baca juga  Menteri AHY Ungkap Dua Kasus Tindak Pidana Pertanahan di Kabupaten Bekasi, Selamatkan Potensi Kerugian hingga Rp183 Miliar

“Kebutuhan air bersih semakin meningkat sementara kapasitas produksi PDAM kita tidak memadai. Semoga dengan beroperasinya WTP ini problem tersebut dapat teratasi,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Payakumbuh Muslim menyampaikan, komisioning sudah dilakukan sejak Senin lalu (25/02).

“Setelah diuji coba, sejauh ini hasilnya bagus dan sudah bisa dipakai. Namun karena namanya masih baru perlu juga disesuaikan untuk uji labor dan seterusnya,” tuturnya.

Terkait dengan jadwal peresmian, Muslim mengatakan, Pemko menunggu dari Pemerintah Pusat karena anggaran pembangunan SPAM sendiri berasal dari APBN.

“Peresmian belum ada jadwal sebab masih menunggu dari pemerintah pusat. Namun untuk pemakaian tidak harus menunggu peresmian karena hanya memerlukan surat izin dari Balai Teknik Air Minum dan Pemprov Sumbar,” ucapnya.

Sebagaimana diketahui, Pemko Payakumbuh membangun SPAM mulai 2018 sebagai sumber air bersih yang baru selain dari Batang Tabik dan Situjuah, Kabupaten Limapuluh Kota.

Baca juga  Kementerian PUPR Bangun Jembatan Sementara Pulihkan Lalu Lintas Padang-Bukittinggi

Selain memenuhi pasokan sumber air bersih, pembangunan SPAM juga merupakan rekomendasi dari BPK bahwa Kota Payakumbuh harus mempunyai sumber air bersih sendiri sehingga tidak tergantung kepada daerah lain. (haa)

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengimbau pemerintah daerah (Pemda) di Provinsi Nusa Tenggara Barat...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba cepat dan terbuka, setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menetapkan kebijakan work from home (WFH) setiap hari Jumat. Kebijakan ini merujuk...