Terkini Agraria20 Ton Randang Payakumbuh Akan Mendarat Mei Di Saudi

20 Ton Randang Payakumbuh Akan Mendarat Mei Di Saudi

Payakumbuh — Ramadan dan musim haji 1440 H /2019 ini akan menandai langkah besar Pemko Payakumbuh jadikan randang Payakumbuh mendunia. Arab Saudi jadi destinasi pertama yang akan menerima randang Payakumbuh dalam jumlah besar.

“Insya Allah, Payakumbuh akan mengekspor produk randang sebanyak satu kontainer atau 20 ton ke Arab Saudi sekitar Mei mendatang,” ujar Wakil Walikota, Erwin Yunaz saat dihubungi, Kamis (21/2).

Erwin menjelaskan, pada tahap awal, produk randang yang diekspor baru berupa randang setengah jadi.

“Produknya berupa kalio atau bumbu randang. Karena ekspor berupa daging butuh perizinan dan birokrasi yang ketat dari badan standarisasi Saudi,” tuturnya.

Erwin menilai, ekspor bumbu randang dalam jumlah yang besar itu akan berdampak positif kepada masyarakat Payakumbuh.

“Ini tentu butuh bahan baku yang banyak berupa cabe, kelapa, dan komoditas pertanian lainnya yang akan menggerakkan ekonomi masyarakat,” ucapnya.

Baca juga  Kendalikan Inflasi, Mendagri Minta Pemda Segera Lakukan Gerakan Percepatan Tanam

Langkah besar tersebut merupakan buah dari kegiatan expo yang diikuti Pemerintah Kota Payakumbuh beserta perwakilan pengusaha randang asal Payakumbuh di Jeddah beberapa waktu lalu.

“Baru-baru ini di Jeddah, randang Payakumbuh dipresentasikan dengan penyajian yang baik, mulai dari segi ingredient, kandungan nutrisi, cara pengolahan, hingga kemasan yang baik, sehingga calon mitra memahami bahwa wajar randang ini diakui sebagai makanan terlezat di dunia,” ungkap Erwin.

Ditambahkan, waktu itu MoU antara pengusaha lokal dengan pengusaha Arab Saudi turut ditandatangani untuk pengiriman bumbu randang sebanyak 20 ton.

“Saya sebagai pemerintah daerah bersama pejabat KJRI di Jeddah turut menyaksikan dan mendampingi transaksi business to business itu,” ujar Erwin.

Menurut putra Koto Nan Ampek itu, semua upaya Pemko tersebut baru langkah awal untuk memberikan sentuhan-sentuhan agar randang Payakumbuh semakin mendunia.

Baca juga  Walikota Riza Falepi Jamu Wartawan Senior Sumbar Era 7890-an

“Kami punya impian suatu saat Randang Payakumbuh menjadi world heritage, sehingga ketika masyarakat domestik dan internasional ingin berbelanja dan belajar tentang randang, maka Payakumbuh lah tempatnya. Ingat Randang, Ingat Payakumbuh,” pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, Pemko Payakumbuh telah melakukan langkah Rebranding City dengan mengubah ikon Kota dari Kota Batiah menjadi Kota Randang (City of Randang) dan telah dilounching saat momen HUT Kota ke-48, tahun lalu. (humas/aa)

Latest Articles

Kementerian ATR/BPN Raih Penghargaan, Berhasil Tindaklanjuti RHP BPK RI 90,8%

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Bahas Dasar Penyusunan Anggaran 2027, Fokuskan Efisiensi dan Kualitas Layanan

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Pemerintah Finalisasi Rencana Induk Pemulihan Pascabencana Sumatra

Agraria.today | Jakarta – Pemerintah menyiapkan rencana induk Percepatan...

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus...

Raker Bersama Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Paparkan Capaian Kinerja dan Anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun 2026

Agraria.today | Jakarta - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Perkuat Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah, Wamen Ossy: Targetkan Peta LSD Baru di 17 Provinsi

Agraria.today | Jakarta - Pemerintah berencana memperkuat pelaksanaan pengendalian...

Related Articles

Kementerian ATR/BPN Raih Penghargaan, Berhasil Tindaklanjuti RHP BPK RI 90,8%

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melaksanakan Tindak Lanjut Rekomendasi Hasil Pemeriksaan (TLRHP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)....

Kementerian ATR/BPN Bahas Dasar Penyusunan Anggaran 2027, Fokuskan Efisiensi dan Kualitas Layanan

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) tengah membahas Klasifikasi Rincian Output (KRO) dan Rincian Output (RO) sebagai dasar...

Raker Bersama Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Paparkan Capaian Kinerja dan Anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun 2026

Agraria.today | Jakarta - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, melaporkan capaian kinerja dan realisasi anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun...