Terkini AgrariaSelama Tahun 2018 Tim 7 Payakumbuh Lakukan 60 Kali Operasi, Tindak 496...

Selama Tahun 2018 Tim 7 Payakumbuh Lakukan 60 Kali Operasi, Tindak 496 Kasus

Poliko — Pemerintah Kota Payakumbuh menggelar rapat evaluasi kinerja Tim 7 (tim penegak perda-red) selama tahun 2018. Acara berlangsung di ruang rapat Lt. 2, Balaikota, Kamis (21/02).

Rapat dipimpin walikota diwakili Asisten I Setdako, Yoherman bersama Kasatpol PP dan Damkar, Devitra. Hadir anggota Tim 7 dari Kepolisian, Kejaksaan, Kodim 03/06 50 Kota, Batalyon 131/BRS, Pengadilan Negeri, Denzipur 2/PS dan BNNK Payakumbuh. Turut hadir sejumlah pimpinan OPD.

Walikota melalui Yoherman menyampaikan ucapan terima kasih kepada anggota Tim 7 yang telah berbuat banyak untuk kebaikan Kota Payakumbuh selama ini.

“Pak walikota berpesan kepada kami, tolong sampaikan ucapan terima kasih yang mendalam kepada Anggota Tim 7. Alhamdulillah, situasi Payakumbuh selama tahun 2018 aman terkendali. Mari perkuat kerjasama agar kedepan lebih baik lagi,” kata Yoherman.

Dikatakan, Payakumbuh sebetulnya memiliki banyak Perda yang harus ditegakkan. Ada sekitar 50-an Perda yang bisa menjadi sasaran penegakan oleh Tim 7.

Baca juga  Ibu Negara Tinjau Pembersihan Sungai Cipakancilan dan Sosialisasikan Gerakan Indonesia Bersih di Bogor

“Selama ini asosiasi kita Tim 7 hanya menegakkan Perda Pekat saja. Padahal kita memiliki banyak sekali Perda diluar itu yang perlu juga diperhatikan penegakan hukumnya,” ujar Yoherman.

Pada kesempatan itu, Kasatpol PP dan Damkar melaporkan capaian kinerja Tim 7 selama tahun 2018 Dan rencana kegiatan pada tahun 2019. Dikatakan, pihaknya berencana menggabungkan Perda Pekat dengan Perda Trantibum menjadi satu Perda.

“Kita sedang siapkan draf penggabungan Perda Trantibum dan Perda Pekat. Kenapa digabung, karena masih banyak kondisi-kondisi terkait dua Perda itu yang belum diatur,” tentang Devitra.

Ditambahkan, “Misalnya penertiban orgen tunggal. Selama ini baru bersifat edaran walikota saja. Kita ingin hal itu diatur melalui Perda, agar lebih kuat, serta beberapa hal lain yang akan kita sempurnakan,” tambahnya.

Sementara, Dandim 03/06 50 Kota melalui Pasi Intel, Kapten Inf. Kusmiyanto menyatakan siap mendukung Kebijakan Pemko terkait penegakan aturan.

Baca juga  Kemendes PDTT Gelar Workshop tentang Model Pengembangan Masyarakat Pedesaan yang Inovatif

“Apapun Kebijakan Pemko, kami siap menyukseskan. Kehadiran kami disini adalah untuk membantu Pemko,” ujar Kusmiyanto.

Terkait aduan warga tentang aktivitas balap liar setiap Malam Minggu di sepanjang Jalan Soekarno Hatta, Devitra mengatakan pihaknya rutin melakukan razia.

“Alhamdulillah, sejak razia kita gencarkan, aktivitas balap liar tersebut dapat kita tekan, paling tidak sudah jauh menurun hingga 25 persen dari kondisi sebelum razia rutin,” pungkas Devitra.

Dilaporkan, selama 2018, Tim 7 melakukan operasi sebanyak 60 kali. Tim berhasil melakukan penindakan 496 kasus, terdiri dari beberapa jenis pelanggaran yaitu, minuman keras 29 orang/kasus, balap liar 189 orang/kasus, maksiat/Pekat 53 orang/kasus, isap lem 49 orang/kasus, PKL 132 orang/kasus, Narkoba 37 kasus dan sabung ayam 7 kasus.

“Sebagian kita kenakan tindakan yustisi berapa tindak pidana ringan (tipiring), sebagian lagi tindakan non yustisi berupa peringatan dan pernyataan tertulis,” pungkas Devitra.(is)

Latest Articles

Kementerian ATR/BPN Raih Penghargaan, Berhasil Tindaklanjuti RHP BPK RI 90,8%

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Bahas Dasar Penyusunan Anggaran 2027, Fokuskan Efisiensi dan Kualitas Layanan

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Pemerintah Finalisasi Rencana Induk Pemulihan Pascabencana Sumatra

Agraria.today | Jakarta – Pemerintah menyiapkan rencana induk Percepatan...

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus...

Raker Bersama Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Paparkan Capaian Kinerja dan Anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun 2026

Agraria.today | Jakarta - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Perkuat Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah, Wamen Ossy: Targetkan Peta LSD Baru di 17 Provinsi

Agraria.today | Jakarta - Pemerintah berencana memperkuat pelaksanaan pengendalian...

Related Articles

Kementerian ATR/BPN Raih Penghargaan, Berhasil Tindaklanjuti RHP BPK RI 90,8%

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melaksanakan Tindak Lanjut Rekomendasi Hasil Pemeriksaan (TLRHP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)....

Kementerian ATR/BPN Bahas Dasar Penyusunan Anggaran 2027, Fokuskan Efisiensi dan Kualitas Layanan

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) tengah membahas Klasifikasi Rincian Output (KRO) dan Rincian Output (RO) sebagai dasar...

Raker Bersama Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Paparkan Capaian Kinerja dan Anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun 2026

Agraria.today | Jakarta - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, melaporkan capaian kinerja dan realisasi anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun...