Terkini AgrariaHarga Sejumlah Bahan Pangan di Musi Banyuasin Berangsur Normal

Harga Sejumlah Bahan Pangan di Musi Banyuasin Berangsur Normal

Kabupaten Musi Banyuasin, salah satu sentra produksi cabai di Provinsi Sumatera Selatan memiliki strategi untuk menstabilkan kenaikan harga cabai di pasaran. Salah satu usaha yang dilakukan adalah dengan melakukan optimalisasi lahan bantaran Sungai Musi untuk pertanaman cabai.

Erizal Chaniago, Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura, Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan Kabupaten Musi Banyuasin menyampaikan bahwa sentra cabai tersebar di Kecamatan Sekayu, Lais, Sungai Lilin dan Tungkal. Petani lebih banyak bertanam cabai merah keriting varietas lokal karena permintaan konsumen lebih menyukai varietas lokal yang memiliki ciri khas tersendiri yakni lebih pedas dan umur simpannya lebih lama.

Ketua Kelompok Mekar Jaya, Erni Johan, Kelurahan Serayan Jaya, Kecamatan Sekayu, dalam setiap minggunya dapat memasok cabai merah keriting jenis lokal sebanyak 3 – 4 kuintal.

Baca juga  Kementan Operasi Pasar Bawang Putih Rp 25 Ribu Per Kg di Lampung

“Cabai merah keriting dipasarkan ke wilayah Musi Banyuasin. Sementara untuk pasar Jambi, Riau serta daerah – daerah lainnya, jenis cabai merah keriting yang dipasarkan adalah cabai varietas lado yang banyak dibudidayakan di Kecamatan Tungkal dan Sungai Lilin,” ujar Erni.

Berdasarkan pantauan yang dilakukan oleh tim pusat dan daerah, harga cabai di Pasar Sekayu terpantau relatif stabil. Informasi yang diperoleh melalui pedagang di Pasar Pagi Sekayu menunjukkan bahwa saat ini harga berangsur-angsur turun.

Hari pertama bulan Ramadhan harga cabai di pasar ini mencapai Rp 38 – 40 ribu per kg dikarenakan petani tidak melakukan panen dan memasok ke pasar. Namun kini harga sudah berangsur mengalami penunurunan pada hari ketiga Ramadhan yakni Rp 35 ribu per kg.

“Harga bawang merah di pasaran saat ini stabil di harga Rp 30 ribu per kg. Bawang putih di Pasar Sekayu adalah Rp 45 ribu per kg, yang juga berangsur – angsur turun setelah sebelumnya sempat mencapai Rp 80 ribu per kg di awal ramadhan,” ujar Kepala Subdirektorat Florikultura, Sumardi Noor.

Baca juga  Kementan : validasi data Simluhtan bagian strategi pencegahan korupsi

Berdasarkan hasil kunjungan tim ke beberapa pasar tradisional yang ada di Palembang, Sumardi menyatakan, ditemukan bahwa harga sudah berangsur – angsur turun. Harga bawang putih di Pasar 26 Ilir sudah turun menjadi Rp 48 ribu per kg, setelah sebelumnya harga mencapai Rp 80 ribu per kg di awal Ramadhan. Harga bawang merah stabil pada Rp 30 ribu per kg, sedangkan cabai merah keriting Rp 20 ribu per kg.

Latest Articles

Kementerian ATR/BPN Raih Penghargaan, Berhasil Tindaklanjuti RHP BPK RI 90,8%

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Bahas Dasar Penyusunan Anggaran 2027, Fokuskan Efisiensi dan Kualitas Layanan

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Pemerintah Finalisasi Rencana Induk Pemulihan Pascabencana Sumatra

Agraria.today | Jakarta – Pemerintah menyiapkan rencana induk Percepatan...

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus...

Raker Bersama Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Paparkan Capaian Kinerja dan Anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun 2026

Agraria.today | Jakarta - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Perkuat Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah, Wamen Ossy: Targetkan Peta LSD Baru di 17 Provinsi

Agraria.today | Jakarta - Pemerintah berencana memperkuat pelaksanaan pengendalian...

Related Articles

Kementerian ATR/BPN Raih Penghargaan, Berhasil Tindaklanjuti RHP BPK RI 90,8%

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melaksanakan Tindak Lanjut Rekomendasi Hasil Pemeriksaan (TLRHP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)....

Kementerian ATR/BPN Bahas Dasar Penyusunan Anggaran 2027, Fokuskan Efisiensi dan Kualitas Layanan

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) tengah membahas Klasifikasi Rincian Output (KRO) dan Rincian Output (RO) sebagai dasar...

Raker Bersama Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Paparkan Capaian Kinerja dan Anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun 2026

Agraria.today | Jakarta - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, melaporkan capaian kinerja dan realisasi anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun...