Terkini AgrariaIstri Menteri Sosialisasikan Pentingnya Cuci Tangan

Istri Menteri Sosialisasikan Pentingnya Cuci Tangan

BONE – Sri Mega Darmi Sandjojo, Pengurus Organisasi Aksi Solidaritas Era (OASE) Kabinet Kerja Bidang II mensosialisasikan upaya pencegahan stunting di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Kamis (11/4). Istri dari Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi yang juga akrab disapa Riri Sandjojo ini juga mensosialisasikan cara mencuci tangan yang baik dan benar.

“Di OASE Kabinet Kerja era pemerintahan Presiden Jokowi ini ada lima bidang, salah satunya adalah bidang kami yakni bidang II. Bidang II ini fokus tentang kesehatan keluarga, salah satunya tentang pencegahan stunting,” ujarnya di hadapan sejumlah guru PAUD, Kader Posyandu, dan Penggerak PKK Kabupaten Bone.

Riri mengatakan, pencegahan stunting bekerjasama dengan berbagai kementerian/lembaga yang bergerak menangani stunting. Untuk pencegahan stunting di desa misalnya, OASE Kabinet Kerja juga bekerjasama dengan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi.

“Saat kami (OASE Kabinet Kerja Bidang II) turun ke daerah, kami lakukan pelatihan terkait stunting. Selain itu juga program cuci tangan yang benar untuk anak-anak PAUD dan IVA test,” ujarnya.

Baca juga  Bertemu Jokowi, FBR Ucapkan Terima Kasih

Ia berharap, pengetahuan yang didapat dari pelatihan pencegahan stunting tersebut dapat diterapkan dan disosialisasikan kembali kepada masyarakat. Ia juga mengajak peserta pelatihan untuk turut menggerakkan program cuci tangan yang benar, yang dikenal dengan cuci tangan enam langkah.

“Salah satu program yang bisa ibu-ibu terapkan di Posyandu masing-masing misalnya program cuci tangan enam langkah pakai sabun,” ujarnya.

Menurut Riri, gerakan cuci tangan yang benar tidak boleh dianggap sepele. Pasalnya, tangan merupakan organ tubuh yang sangat berpotensi besar terkena kuman. Menurutnya, melakukan cuci tangan dengan benar sesering mungkin sangat penting untuk menjaga kebersihan dan kesehatan, terutama anak-anak.

“Mungkin kelihatannya sepele. Tapi tangan kita ini banyak sekali kuman yang menempel. Memegang apa, dimana, apalagi kalau kita di angkutan umum, tempat umum, di tempat yang pasti banyak dipegang orang,” terangnya.

Baca juga  Vokasi UI berdayakan masyarakat di Geopark Gunung Pongkor

Adapun enam langkah cuci tangan yang benar tersebut yakni pertama, membasahi tangan dengan air mengalir kemudian isi dengan sabun. Kedua, menggosok kedua telapak tangan berikut menggosok punggung tangan kanan dan kiri. Ketiga, menggosok sela jari. Keempat, mengunci kedua tangan. Kelima, menggosok dan putar kedua ibu jari secara bergantian dan yang keenam, memutar kedua jari tangan kanan secara memutar baik jari tangan kanan dan kirim, lalu bilas kembali dengan air mengalir dan keringkan.

Sebelum melakukan sosialisasi pencegahan stunting, Riri Sandjojo bersama Pengurus OASE Kabinet Kerja Bidang II lainnya yakni Koesni Harningsih Moeldoko dan Bintang Puspayoga didampingi Bunda PAUD Kabupaten Bone, Kurniaty Fahsar yang juga merupakan istri dari Bupati Bone, melakukan kunjungan di PAUD Aqilah Watampone. Di PAUD tersebut, mereka mengajarkan anak-anak cara mencuci tangan yang benar. Selain itu, mereka juga meninjau pelaksanaan IVA Test di Rumah Sakit Umum Daerah Datu Pancaitana Kabupaten Bone.

Latest Articles

Upaya Berkelanjutan Satgas PRR Sukses Normalisasi Puluhan Sungai dan Muara Terdampak Bencana

Agraria.today - Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi...

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Related Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengimbau pemerintah daerah (Pemda) di Provinsi Nusa Tenggara Barat...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba cepat dan terbuka, setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menetapkan kebijakan work from home (WFH) setiap hari Jumat. Kebijakan ini merujuk...