Terkini AgrariaNormalisasi Sungai Juwana Dimulai April 2019

Normalisasi Sungai Juwana Dimulai April 2019

Pati – Balai Besar Wilayah Sungai Pemali Juwana tahun ini memprioritaskan realisasi pekerjaan normalisasi Sungai Juwana sesuai dengan intruksi Menteri PUPR. Hal ini disampaikan oleh Kepala BBWS Pemali Juana, Ruhban Ruzziyatno, pada kesempatan Kunjungan Kerja Komisi V DPR RI yang dipimpin oleh Anton Sukartono Suratto, dalam rangka meninjau perkembangan infrastruktur di Pati, khususnya normalisasi Sungai Juwana, Selasa (19/3/2018).

Menurut Ruhban, dari studi yang ada, normalisasi Sungai Juwana membutuhkan dana Rp 1.2 triliun, sehingga dana Rp 40 miliar yang telah dianggarkan tahun ini akan difokuskan untuk membuat sodetan pada daerah-daerah yang tersumbat dan sedimen tinggi.

Sungai Juwana atau Sungai Silugonggo memiliki panjang 61 km dengan lebar penampang sungai 60-100 m dan memiliki 26 anak sungai yang melintasi 8 kecamatan di Kabupaten Pati.

Ketua Rombongan Komisi V, Anton Sukartono Suratto, menegaskan, bahwa Komisi V tentu akan mengawal pekerjaan normalisasi Sungai Juwana.

Baca juga  Kementan Lepas Ekspor Dracaena dari Sukabumi

Sementara Bupati Pati, Haryanto dan sejumlah perwakilan masyarakat memberikan gambaran kondisi Sungai Juwana yang sudah mengalami pendangkalan karena beberapa lokasi dijadikan tambatan kapal, sehingga mendesak untuk segera dilakukan normalisasi,” jika pekerjaan tak segera dilakukan, dikhawatirkan banjir akan melanda 8 ribu hektar lahan pertanian<’ terangnya.

Pada kesempoatan yang sama, Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional VII, Akhmad Cahyadi merespon, target penyelesaian pembangunan Jalan Nasional Lingkar Pati sepanjang 5,2 km dari 2 lajur menjadi 4 lajur hingga akhir Desember 2019. (Astari/PPHL)

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengimbau pemerintah daerah (Pemda) di Provinsi Nusa Tenggara Barat...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba cepat dan terbuka, setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menetapkan kebijakan work from home (WFH) setiap hari Jumat. Kebijakan ini merujuk...