Terkini AgrariaDana Desa Turunkan Tingkat Kemiskinan Bengkulu Utara

Dana Desa Turunkan Tingkat Kemiskinan Bengkulu Utara

BENGKULU UTARA – Bupati Bengkulu Utara Mian mengklaim kemiskinan di Bengkulu Utara menurun setelah adanya dana desa, dari 14,86 persen menjadi 11,06 persen pada medio Oktober 2018. Hal tersebut disampaikan saat memberikan sambutan dalam acara Sosialisasi Penggunaan Dana Desa Tahun 2019 di Balai Pengkajian dan Penerapan Teknik Produksi Bengkulu, di Desa Marga Sakti, Kecamatan Padang Jaya, Kabupaten Bengkulu Utara pada Rabu (6/2).

“Angka kemiskinan di Bengkulu Utara menurun dari 14,86 persen menjadi 11,06 persen. Dua tahun kedepan diharapkan menjadi single digit,” ujarnya optimistis.

Dia melanjutkan, Bengkulu Utara ini merupakan kawasan transmigrasi, yang terdiri dari unit 1-10, SP 1-7, menjadi satu kesatuan desa-desa yang berkembang dari transmigrasi menjadi tulangpunggung pembangunan di Bengkulu Utara.

Konektivitas menjadi hal penting untuk pembangunan ekonomi desa. Berkat dana desa, menurutnya jalan penghubung antara desa sudah bisa terselesaiakan sebanyak 50 persen, sehingga mampu menumbuhkembangkan ekonomi kerakyatan di desa. Dengan adanya dana desa juga menumbuhkan keberadaan BUMDes yang menjadi tulangpunggung ekonomi desa.

Baca juga  Dorong Pengembangan Potensi Kabupaten Tanah Laut, Pemerintah Kaji RDTR WP Pelaihari dan Takisung

“Di Bengkulu Utara ini, sudah ada 70 desa yang memiliki BUMDes, dan 20 desa sudah mapan BUMDesnya. Contohnya salah satu BUMDes yang memiliki usaha Rice Milling Unit (RMU) yang bisa menggiling hingga 20 ton per hari dan itu dikelola BUMDes,” teranganya.

Selain itu, kepemilikan tanah warga setiap desa 70 persen sudah ternaungi sertifikat.
Desa penyangga yang berbatasan dengan hutan lindung untuk dilepaskan jadi pemukiman baru yang berada di perbatasan kawasan.

Sejalan dengan hal tersebut, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo mengatakan bahwa menurut data BPS, statistik angka kemiskinan Maret 2018, jumlah penduduk miskin mencapai 9,82% pada Maret 2018, atau berkurang jika dibandingkan pada September 2017 yang mencapai 10,12%.

Tercatat sebanyak 633,2 ribu orang yang terdiri atas 128,2 ribu orang di perkotaan dan 505 ribu orang di perdesaan berhasil keluar dari kemiskinan. Pemerintah mengklaim bahwa kemiskinan satu digit merupakan terendah sepanjang sejarah Indonesia.

Baca juga  Sosialisasikan Program Strategis di Kabupaten Sukabumi, Kementerian ATR/BPN Bersama Komisi II DPR RI Ajak Masyarakat Sukseskan PTSL

“Penurunan kemiskinan di desa lebih besar daripada kemiskinan di kota,” ujarnya.

Dalam sosialisasi penggunaan dana desa Tahun 2019, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) bersama dengan mitra kerjasama memberikan bantuan bibit ikan patin kepada petambak ikan, pemberian bantuan paket KUR, pemberian bantuan LED (Local Economi Development) Tahun 2019 dari Ditjen PPMD untuk pengembangan komoditas emping melinjo berupa sarana dan prasarana produksi dan bantuan modal kepada 10 bumdes.

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengimbau pemerintah daerah (Pemda) di Provinsi Nusa Tenggara Barat...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba cepat dan terbuka, setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menetapkan kebijakan work from home (WFH) setiap hari Jumat. Kebijakan ini merujuk...