Tamu AgrariaHADAPI DENGAN SENYUMAN

HADAPI DENGAN SENYUMAN

Saudara-saudara sekalian, ijinkan penyampaian pada acara press confrence pada hari ini, saya beri judul:

HADAPI DENGAN SENYUMAN

Jujur saya tidak enak hati dengan Presiden Jokowi, karena saya yang meminta beliau. Beliau tidak tahu apa-apa. Untuk itu saya sebagai penanggung jawab, atas nama panitia mohon maaf yang sebesar2nya kepada Presiden Jokowi sekaligus ucapan terima kasih yang luar biasa atas keikhlasannya memberikan bantuan motor listrik yang ditandatangi sendiri oleh beliau.

Memang luar biasa gorengan dan cobaan kita terhadap acara konser ini.

1. Ada penyebar hoax terhadap
acara Konser Virtual Berbagi
Kasih Bersama Bimbo oleh
emak-emak yang di tangkap
Polda Kalteng.

2. Kita kena ‘prank’ seorang buruh di Jambi yang mengaku pengusaha tambang bernama M Nuh lalu kemudian katanya diamankan oleh Polda Jambi.

Kepada keduanya, kami telah memohon kepada Polda Jambi dan Polda Kalteng untuk dilepas.

Kenapa? Karena kami sendiri merasa tidak ada masalah. Tidak ada yang di rugikan. Karena peminat motor listrik Gesits milik presiden sangat banyak. Mereka ingin memiliki motor dengan tanda tangan presiden yang akan menjadi kenangan dan koleksi pribadi seumur hidupnya. Bahkan ada yang ngebit di atas Rp 2,55 miliar setelah mendengar M Nuh yang mengaku pengusaha asal Jambi itu mundur. Namun kita tetap konsisten mengutamakan peserta lelang di bawahnya saat acara lelang kemarin. Ada beberapa nama. Berikut adalah urutan penawar lelang:
1. Jambi 2.55
2. Gabril Manado 2,5
3. Ara 2,4
4. Warren 2,1
5. Ishak Bogor 1,8

Baca juga  Sylvia Fully : Indonesia Tetap yang Terindah di Dunia

Akhirnya, setelah panitia menghubungi beberapa nama diatas, jatuhlah kepada Warren yang bersedia meningkatkan penawarannya sama dengan M Nuh.

3. Beredar di media sosial dan digoreng sedemikian rupa seolah-olah acara tersebut sebuah konser dengan panggung besar dan penonton ribuan dan dihadiri oleh presiden secara phisik. Padahal semua berlangsung virtual dari rumah masing-masing.

4. Beredar juga katanya konser ini menelan biaya Rp.6,7 miliar. Padahal faktanya tidak sampai Rp.500 juta karena semua bekerja tanpa pamrih. Itupun seluruh biaya yang timbul untuk produksi kita tututup dengan gotong royong para seniman dan pekerja seni serta pribadi-pribadi yang terlibat tanpa mengganggu dana donasi yang terkumpul.

5. Dan banyak lagi. Semua telah kita lalui. Kita ambil hikmahnya saja. Alhamdulillah saya mendapat laporan bahwa rating acara ‘Konser Virtual Berbagi Kasih Bersama Bimbo’, cukup tinggi.

6. Kita patut memberikan penghargaan sekaligus berharap agar amanat Presiden dan Presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri yang disampaikan secara virtual di awal acara dan doa Wakil Presiden Maruf Amin dapat terwujud.

Indonesia sebagai bangsa besar, dapat tetap tabah dan bersatu dalam melawan Corona serta diberi kesabaran dan keselamatan oleh Allah SWT.

Kepada Kepala BNPB, Kepala BPIP, Panglima TNI dan Kapolri serta Jaksa Agung serta para pimpinan lembaga tinggi negara lainnya yang tampil secara virtual seperti Para pimpinan MPR (lengkap), Ketua DPR, Ketua DPD, Ketua MA, MK, KY dan Ketua BPK, Menteri BUMN, Menteri Kominfo, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, kami mengucapkan terima kasih atas semangat untuk menunjukan kepada dunia bahwa para pemimpin Indonesia kompak dan solid dalam menghadapi pandemi covid-19 ini.

Baca juga  Mimpi Bersama, Olimpiade

Kami juga salut, angkat topi dan respect kepada para pekerja seni dan seniman yang terlibat dalam acara konser virtual itu, yang telah memilih jalan ‘berbagi’.

Karena sesungguhnya, berbagi itu indah.🇮🇩

Catatan:
Apapun yang telah terjadi, kita ambil hikmahnya saja. Saya percaya Tuhan punya cara membantu umatnya yang memiliki niat baik. Yang mau berbuat.

1. Tanpa M Nuh yang nge-prank
Itu ngga mungkin harga motor listrik presiden ini bisa mencapai Rp.2,5 miliar lebih.

2. Tanpa gorengan, kecaman dan plesetan. Sampai-sampai presiden yang tidak tahu apa-apa terkait pelaksanaan konser, ditarik-tarik. Tidak mungkin rating acara ‘Berbagi Kasih Bersama Bimbo ini’ meroket tinggi disiarkan setidaknya 4 televisi, live Streaming, Youtube dan menjadi trending topik dalam beberapa hari kemarin.

3. Perhari ini donasi yg sudah masuk terkumpul melalui kitabisa.com Rp.4.243.310.050 dari target yg kita kita tentukan Rp.5 miliar yang sepenuhnya untuk bantuan sosial.

4. Dari benihbaik.com sudah masuk per hari ini Rp. 234.953.584.

5. Tingkat partisipasi masyarakat termasuk anak kecil yg memecahkan celengan untuk donasi di kitabisa sudah melampaui 1.300 orang. Sementara dari benihbaik.com hampir mencapai 350 orang.

#MaskerUntukSemua
#jagajarak
#BERSATU🇮🇩TANGGUH…BERSATU🇮🇩SEMBUH
#tidakmudik

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

TATA KELOLA PEMBANGUNAN PAPUA: MELAMPAUI SEKADAR SAWIT

Agraria.today - Pembangunan Papua pada dasarnya adalah upaya mencari keseimbangan antara kesejahteraan, keberlanjutan ekologi, dan legitimasi sosial dalam satu kerangka kebijakan yang utuh. Tantangannya...

PAPUA, PEMBANGUNAN, DAN KEHATI-HATIAN NEGARAMenimbang ESG Sawit dan Hutan dalam Perspektif GRC

Agraria.today - Perdebatan mengenai pembangunan Papua kembali mengemuka, kali ini melalui isu kelapa sawit. Namun sesungguhnya yang sedang diuji bukanlah satu komoditas, melainkan cara...

PENGELOLAAN SUMBER DAYA ALAM DI PERSIMPANGAN JALAN?

Agraria.today - UUD 1945 pasal 33 ayat 3, menyatakan bahwa : “Bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan...