Ragam AgrariaNina Nugroho Hadirkan Koleksi Women in Power di AKMFI 2025

Nina Nugroho Hadirkan Koleksi Women in Power di AKMFI 2025

AGRARIA.TODAY – Malam Puncak Anugerah Kartini Musik dan Film Indonesia 2025 (AKMFI 2025) yang digelar di Auditorium Abdurrahman Saleh, RRI Pusat Jakarta, hadir dengan nuansa berbeda.

Di malam yang didedikasikan untuk para Perempuan Hebat Indonesia, hadir penuh kejutan istimewa dalam bentuk fashion show koleksi “Women in Power” karya desainer Nina Nugroho. Koleksi ini memukau tamu undangan dengan balutan kain tenun Janggawari, kain khas Baduy yang ditenun khusus oleh hanya 7 keluarga perempuan terpilih, dan dipercaya mengandung nilai spiritual serta doa-doa khusus dalam setiap helainya.

“Bayangkan, dalam satu balutan kain yang ditenun oleh perempuan, isinya penuh doa yang dipakai oleh perempuan Indonesia. Ini jadi simbol kekuatan dan harapan,” ujar Nina Nugroho, sang desainer cantik usai Malam Puncak Anugerah Kartini Musik dan Film Indonesia (AKMFI)

Dengan tajuk “Women in Power”, Nina ingin menegaskan bahwa perempuan Indonesia adalah sosok yang berdaya, tangguh, dan tetap menjaga perannya dalam keluarga serta masyarakat. Koleksi ini juga menjadi bagian dari gerakan “Aku Berdaya” yang diinisiasinya melalui Nina Nugroho Foundation, yang fokus pada pelatihan dan pembinaan UMKM perempuan serta komunitas modest fashion.

Baca juga  Syaharani "joget tipis-tipis" di tepi bendungan Jatiluhur Jazz 2019

“Koleksi ini vocal banget dengan misi Aku Berdaya. Lewat fashion, saya ingin tunjukkan bahwa perempuan Indonesia bisa, kuat, dan mampu bersaing tanpa melupakan jati dirinya,” tambah Nina.

Nina Nugroho dikenal sebagai pelopor busana kerja muslimah profesional di Indonesia dengan tagline “Modest Fashion for Professional Muslimah”. Rancangannya menggabungkan kesederhanaan, kekuatan karakter, dan nilai-nilai syar’i dalam balutan gaya elegan.

Selain menjadi panggung apresiasi bagi karya film dan musik tanah air, AKMFI 2025 juga mengangkat nilai-nilai pemberdayaan perempuan, dengan dukungan dari berbagai lembaga seperti FORWAN Indonesia, KAPITA, Kementerian Kebudayaan RI, dan LPP RRI, serta berbagai mitra diantaranya Pemprov DKI Jakarta, Yulidar Generation Alexandra, Batam Seafood Partner Senja, De Sanger, Panorama Group, Warung Kharisma Bahari, Proaktif Musik, Chiks Music, KEMALA, SAE Entertainment, Nina Nugroho, LW Management, Mata Langit, Roy Sentoso, Mahakarya, dan Kantor Hukum Ir. Suparman, SH., MH., M.Si.

Baca juga  Mark Zuckeberg bakal disidang gara-gara Libra

“Ketika perempuan diapresiasi seperti ini, rasanya luar biasa. Kita jadi makin semangat memberi dampak positif untuk sesama perempuan di seluruh Indonesia,” papar Nina Nugroho.

Kehadirannya nya pada malam puncak AKMFI selain ingin memberikan inspirasi untuk undangan yang hadir juga kepada seniman musik dan film yang menjadi unggulan dan peraih penghargaan.

“Acara pemberian penghargaan kepada seniman musik dan film berprestasi melalui Anugerah Kartini Musik dan Film Indonesia oleh para wartawan hiburan yang tergabung dalam Forum Wartawan Hburan (FORWAN) Indonesia. Buat saya sesuatu banget. Membuka mata semua pihak, ada loh perempuan hebat di industri film dan musik Indonesia yang berprestasi dan layak diapresiasi,” pungkas Nina Nugroho. (byl)

Latest Articles

Kementerian ATR/BPN Raih Penghargaan, Berhasil Tindaklanjuti RHP BPK RI 90,8%

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Bahas Dasar Penyusunan Anggaran 2027, Fokuskan Efisiensi dan Kualitas Layanan

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Pemerintah Finalisasi Rencana Induk Pemulihan Pascabencana Sumatra

Agraria.today | Jakarta – Pemerintah menyiapkan rencana induk Percepatan...

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus...

Raker Bersama Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Paparkan Capaian Kinerja dan Anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun 2026

Agraria.today | Jakarta - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Perkuat Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah, Wamen Ossy: Targetkan Peta LSD Baru di 17 Provinsi

Agraria.today | Jakarta - Pemerintah berencana memperkuat pelaksanaan pengendalian...

Related Articles

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menyampaikan...

AMUKAN GAJAH DI MESS PT.ARARA ABADI AKIBAT KANTONG GAJAH TELAH DIKONVERSI JADI HTI

Agraria.today - Peristiwa mengamuknya kawanan gajah liar sebanyak 13 ekor menyebabkan kerusakan parah terhadap mess karyawan PT. Arara Abadi pada minggu (22/2) di Kabupaten...

Presiden Prabowo Subianto Sebaiknya Tindak Lanjuti Pencabutan Izin PBPH Perusahan Penyebab Bencana Ekologis Sumatera

Agraria.today - Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) oleh Menteri Kehutanan (sebagaimana dilaporkan pada Februari 2026, yang merupakan tindak lanjut dari 22 izin yang akan...