Ragam AgrariaStar Syndrome Borong 7 dari 9 Penghargaan FFWI Genre Komedi

Star Syndrome Borong 7 dari 9 Penghargaan FFWI Genre Komedi

AGRARIA.TODAY – “Diapresiasi oleh wartawan adalah suatu bentuk penghargaan yang sangat membahagiakan, karena wartawan itu kalau menilai sesuatu tanpa ada kepentingan, tanpa ada perasaan enak dan tidak enak, ” ujar Soleh Solihun, sutradara film Star Syndrome usai turun panggung menerima Piala Gunungan untuk kategori Penyutradaraan Terbaik dalam acara Puncak FFWI di Gedung PPHUI, Jakarta Selatan, 27 Oktober 2023.

“Terima kasih untuk FFWI. Saya sungguh tidak mengira bisa meraih tujuh penghargaan sejauh ini. Rasanya senang, kerja keras kami sungguh-sungguh terbayar,” ujar Soleh Solihun yang pernah menjadi wartawan musik di majalah Rolling Stones, dan fim ini merupakan debutnya sebagai Sutradara.

Film Star Syndrome sendiri memborong penghargaan untuk kategori Aktor Utama (Gilang Dirga), Aktris Utama (Kezia Aletha), Penulis Skenario (Rino Sardjono) Penata kamera (Fahmy J Saad) Penyunting gambar (Ryan Purwoko), Sutradara (Soleh Solihun) dan Film Terbaik Komedi 2023.

Baca juga  Indeks standar pencemar udara Batam naik lagi

Sejatinya, nasib film Star Syndrome sendiri kurang beruntung di bioskop. Film ini hanya tayang beberapa hari di bioskop dan karena kalah bersaing dengan film box office yang tayang saat bersamaan seperti Fast X hingga Guardian of The Galaxy, juga fim horor lokal seperti Kajiman : Iblis Terkejam Penagih janji, Spritit Doll sampai Jin Khodam.

”Fim ini rugi di bioskop dan untung di penghargaan,” kata Soleh Solihun sambil tergelak memegang pialanya dengan bangga.

Film Star Syndrome bercerita tentang seorang penyanyi di dunia musik, dengan pesan moral yang kuat, yakni wajib berhati-hati di masa jaya, karena tidak menutup kemungkinan karirnya bisa langsung meredup tergantikan oleh pendatang baru.

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menyampaikan...

AMUKAN GAJAH DI MESS PT.ARARA ABADI AKIBAT KANTONG GAJAH TELAH DIKONVERSI JADI HTI

Agraria.today - Peristiwa mengamuknya kawanan gajah liar sebanyak 13 ekor menyebabkan kerusakan parah terhadap mess karyawan PT. Arara Abadi pada minggu (22/2) di Kabupaten...

Presiden Prabowo Subianto Sebaiknya Tindak Lanjuti Pencabutan Izin PBPH Perusahan Penyebab Bencana Ekologis Sumatera

Agraria.today - Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) oleh Menteri Kehutanan (sebagaimana dilaporkan pada Februari 2026, yang merupakan tindak lanjut dari 22 izin yang akan...