Ragam AgrariaThe NextDev Summit 2019 digelar, dorong ekosistem digital di Indonesia

The NextDev Summit 2019 digelar, dorong ekosistem digital di Indonesia

Jakarta ((Feed)) – Konferensi teknologi The NextDev Summit 2019 digelar oleh Telkomsel sebagai platform untuk menghubungkan para pemangku kepentingan dari berbagai latar belakang demi mempercepat terwujudnya ekonomi digital di Indonesia secara keseluruhan dan berkelanjutan.

“The NextDev awalnya adalah CSR dari Telkomsel dalam rangka memberikan kepedulian kepada masyarakat, memberikan value added, telah berjalan sejak 5 tahun lalu, dan energinya semakin membesar. Dengan perkembangan teknologi kita membuat konferensi teknologi The NextDev Summit,” ujar Acting CEO Telkomsel, Heri Supriadi, membuka konferensi di JCC Senayan, Jakarta, Sabtu.

Mengusung tema “Spark the Change”, acara yang baru pertama kali digelar itu bermaksud mengakselerasi semangat untuk memberikan perubahan yang berarti melalui kolaborasi dari para pemain-pemain kunci di berbagai bidang.

Konferensi teknologi tersebut melibatkan 5.000 partisipan yang merupakan para milenial dengan antusiasme tinggi terhadap perusahaan rintisan digital, dengan lebih dari 105 pembicara yang merupakan para ahli dari industri teknologi.

Baca juga  BI perkirakan modal asing masuk semakin deras

“Kita harapkan nantinya akan semakin banyak mitra strategis mendukung kami, dan bisa menjadi Mekah-nya komunitas startup mengembangkan idenya yang berdampak sosial bagi Indonesia,” kata Heri.

Lebih lanjut, Heri mengatakan langkah yang dilakukan Telkomsel tersebut sejalan dengan program 1.000 startup Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

Dalam kesempatan itu, Dirjen Informasi Komunikasi Publik (IKP) Kominfo, Widodo Muktiyo, yang mewakili Menkominfo Johnny G. Plate, mengatakan konferensi tersebut dapat membangun spirit entrepreneurship anak muda Indonesia.

“Ada tujuan mulia yang ingin dicapai dalam kegiatan semacam ini, yaitu satu, keinginan untuk mengembangkan startup teknologi yang menciptakan dampak sosial nyata bagi Indonesia,” ujar Widodo.

“Kedua, memfasilitasi perkembangan ekosistem yang berbasis digital di Indonesia. Ketiga, keinginan untuk menumbuhkan kemandirian bisnis melalui teknologi digital, dan yang keempat keinginan menumbuhkan karya yang dapat memajukan bangsa dan negara,” tambah dia.

Baca juga  Facebook dukung perlindungan data pribadi lewat kampanye jaga privasi

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menyampaikan...

AMUKAN GAJAH DI MESS PT.ARARA ABADI AKIBAT KANTONG GAJAH TELAH DIKONVERSI JADI HTI

Agraria.today - Peristiwa mengamuknya kawanan gajah liar sebanyak 13 ekor menyebabkan kerusakan parah terhadap mess karyawan PT. Arara Abadi pada minggu (22/2) di Kabupaten...

Presiden Prabowo Subianto Sebaiknya Tindak Lanjuti Pencabutan Izin PBPH Perusahan Penyebab Bencana Ekologis Sumatera

Agraria.today - Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) oleh Menteri Kehutanan (sebagaimana dilaporkan pada Februari 2026, yang merupakan tindak lanjut dari 22 izin yang akan...