Ragam AgrariaTanda saat usus Anda bermasalah

Tanda saat usus Anda bermasalah

Jakarta ((Feed)) – Anda mungkin tidak sadar, tetapi ada bakteri, jamur, dan bahkan virus di saluran pencernaan melakukan banyak fungsi penting dalam tubuh, salah satunya menjaga sistem kekebalan tubuh kuat.

Namun, saat jumlah makhluk ini tidak seimbang, maka akan menimbulkan masalah pada tubuh Anda.

Berikut beberapa tanda yang harus Anda waspadai, seperti dilansir Indian Express:

Sangat kelaparan gula

Lapar karena belum makan tidak selalu mengkhawatirkan, tetapi jika Anda secara obsesif memikirkan menggigit gula dan makanan manis, mungkin ada sesuatu yang salah dalam tubuh Anda.

Para ahli kesehatan percaya kondisi ini bisa disebabkan pertumbuhan berlebih mikroorganisme yang melakukan fermentasi dalam sistem cerna dan ini bisa terjadi ketika Anda mengonsumsi antibiotik.

Sebaiknya, makanlah makanan sehat dan biarkan tubuh Anda mendapatkan kembali kekuatannya. Dr Harsh Vardhan asal India merekomendasikan Anda mencoba memakan walnut.

Baca juga  Jeroen Meijers juara etape dua usai menangi adu sprint

Perut tak nyaman

Anda akan tahu kapan perut Anda terasa tidak enak. Diare, sembelit, kembung berlebihan adalah tanda-tanda masalah kesehatan usus. Ketidaknyamanan itu bisa terjadi karena pencernaan yang buruk dan penyerapan karbohidrat. Selain itu, refluks asam dan sindrom iritasi usus juga terkait dengan ketidakseimbangan usus.

Merasa cemas dan tidak bisa tidur nyenyak

Mayoritas serotonin – yang memengaruhi suasana hati, tidur, nafsu makan, dan bahkan libido – diproduksi di usus. Ketika zat ini kurang diproduksi akibatnya terjadi ketidakseimbangan microbiome, yang memicu kecemasan, stres, gejala depresi dan insomnia.

Masalah kulit

Ketika usus tidak sehat, kulit mulai berulah, seolah-olah menjadi peringatan untuk Anda. Ruam dan eksim dapat menjadi dua tanda klasik kesehatan usus yang buruk.

Tips agar usus sehat

Satu-satunya hal yang dapat Anda lakukan, sebelum terlambat, mulai makan sehat. Beri makan usus Anda makanan sehat seperti sayuran, buah-buahan, biji-bijian dan kacang-kacangan.

Baca juga  Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Selain itu, Anda harus ingat untuk tidak mengonsumsi antibiotik tanpa konsultasi dulu dengan dokter karena berisiko memusnahkan bakteri baik.

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menyampaikan...

AMUKAN GAJAH DI MESS PT.ARARA ABADI AKIBAT KANTONG GAJAH TELAH DIKONVERSI JADI HTI

Agraria.today - Peristiwa mengamuknya kawanan gajah liar sebanyak 13 ekor menyebabkan kerusakan parah terhadap mess karyawan PT. Arara Abadi pada minggu (22/2) di Kabupaten...

Presiden Prabowo Subianto Sebaiknya Tindak Lanjuti Pencabutan Izin PBPH Perusahan Penyebab Bencana Ekologis Sumatera

Agraria.today - Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) oleh Menteri Kehutanan (sebagaimana dilaporkan pada Februari 2026, yang merupakan tindak lanjut dari 22 izin yang akan...