Ragam AgrariaMenkominfo: infrastruktur digital mendukung kepentingan nasional

Menkominfo: infrastruktur digital mendukung kepentingan nasional

Jakarta ((Feed)) – Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate dalam sesi diskusi di Internet Government Forum di Berlin, Jerman, menyatakan infrastruktur digital yang dibangung di Tanah Air harus mendukung kepentingan nasional, berlaku juga saat situasi darurat.

“Dalam situasi darurat seperti kerusuhan, pemerintah harus memastikan keamanan bagi semua warga dan mengembalikan situasi menjadi normal. Jadi, kami tegaskan bahwa pemerintah tidak memutus internet, hanya mengurangi kecepatannya. Itu kami lakukan untuk memastikan bahwa hak-hak sipil warga juga dilindungi oleh pemerintah,” kata Johnny di forum terbuka bertema ““Strengthening Digital Ecosystem for Better Digital Inclusion” di IGF Berlin, dalam keterangan pers, dikutip Jumat.

Johnny mengemukakan hal tersebut saat menjawab pertanyaan tentang pemblokiran internet di Indonesia dari seorang aktvitis Free Open Source Software, Nnenna Nwakanma.

Dalam forum tersebut, Menkominfo juga menjelaskan pemerintah tidak hanya membangun infrastruktur fisik untuk kebutuhan umum seperti jalan tol dan pelabuhan udara, namun, juga infrastruktur telekomunikasi antara lain jaringan serat optik Palapa Ring sepanjang 330.000 kilometer, 120.000 menara BTS, lima satelit telekomunikasi dan yang akan datang, tiga satelit multifungsi.

Baca juga  Wapres tegaskan Bendera OPM bukanlah Lambang Daerah

Direktur Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi, Anang Latif, dalam acara yang sama menyampaikan Indonesia bekerja sama dengan pemangku kepentingan untuk membangun infrastruktur agar dapat menjangkau masyarakat hingga ke kawasan terpencil.

“Untuk membangun Indonesia dengan jumlah penduduk 260 juta lebih, 17 ribu pulau, dan 80 ribu desa, dibutuhkan kerja sama semua pemangku kepentingan. Sekaligus memastikan masyarakat mendapatkan manfaat dari pembangunan infrastruktur digital, terutama mereka yang berada di daerah pelosok pedesaan,” kata Anang.

Indonesia dalam acara Internet Government Forum di Berlin dua kali mendapatkan menjadi pembicara di forum terbuka atau Open Forum, dua proposal berhasil lolos seleksi untuk dijadikan materi. Proposal yang masuk, menurut keterangan Kominfo, berjumlah lebih dari 500 berasal dari 131 negara partisipan.

Forum terbuka pertama bertema “Strengthening Digital Ecosystem for Better Digital Inclusion”, sementara yang kedua “Strengthening Digital Transformation through Digital Security”, berlangsung pada Kamis (28/11) waktu setempat.

Baca juga  Karateka cilik Indonesia raih juara di Praha

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menyampaikan...

AMUKAN GAJAH DI MESS PT.ARARA ABADI AKIBAT KANTONG GAJAH TELAH DIKONVERSI JADI HTI

Agraria.today - Peristiwa mengamuknya kawanan gajah liar sebanyak 13 ekor menyebabkan kerusakan parah terhadap mess karyawan PT. Arara Abadi pada minggu (22/2) di Kabupaten...

Presiden Prabowo Subianto Sebaiknya Tindak Lanjuti Pencabutan Izin PBPH Perusahan Penyebab Bencana Ekologis Sumatera

Agraria.today - Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) oleh Menteri Kehutanan (sebagaimana dilaporkan pada Februari 2026, yang merupakan tindak lanjut dari 22 izin yang akan...