Ragam AgrariaMengintip teknologi terkini prosedur pengencangan kulit wajah

Mengintip teknologi terkini prosedur pengencangan kulit wajah

Jakarta ((Feed)) – Kemajuan teknologi kini memungkinkan berbagai prosedur perawatan kulit non bedah menawarkan hasil lebih cepat, salah satunya mengencangkan kulit wajah dan leher dalam waktu kurang dari enam bulan.

Prosedur menggunakan Thermage FLX, misalnya, yang menggunakan teknologi monopolar capacitive radio frequency untuk mengantarkan energi hingga lapisan kulit terdalam yang kaya kandungan kolagen. Hasilnya diklaim membuat wajah terlihat lebih kencang, segar dan muda.

Ahli dermatologi asal Thailand, Prof Rungsima Wanitphadeedecha mengatakan, area seperti kantong mata, rahang dan lengan paling sering diminta untuk dikencangkan dengan Thermage ini.

“Yang mengejutkan adalah seluruh wajah (dikenai prosedur). Respon bagus juga untuk bagian leher, begitu juga dengan leher yang bergelambir atau chicken wings,” kata dia dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa.

Dalam kesempatan itu, Ahli dermatologi dari Senopati Skin Center, dr Aryani Sudharmono, SpKK (K) mengungkapkan, tak ada suntikan dalam prosedur penggunaan alat ini dan tak ada bekas luka usai perawatan.

Baca juga  PPAD Kenang Jasa Mendiang Sarwono Kusumaatmadja Pulihkan DAS Citarum

“Bisa mengkontur, tidak hanya mengencangkan wajah, yang tadinya chubby jadi lebih slim, lebih segar. Lalu karena ini era wajah tirus, pasien ini daerah rahang lebih slim, kencang,” kata dia.

Rungsima menyatakan rasa sakit yang ditimbulkan berada pada angka 3 atau 4 untuk skala 0-10.

“Ini menyakitkan, mungkin dari skala 0 sampai 10, bisa 3 atau 4, sehingga bisa ditoleransi. Jika pasien masih bisa menoleransi rasa sakit saya bisa meningkatkan energi, tetapi kalau dia merasa tidak kuat, saya akan mengurangi energinya,” tutur dia.

Ilustrasi penggunaan alat ((Feed)/HO)

Bukan untuk remaja

Rungsima tak menyarankan remaja menggunakan Thermage FLX, karena kadar kolagen di tubuhnya masih normal. Mereka bisa menerapkan prosedur perawatan kulit yang lebih sederhana, semisal rutin membersihkan wajah hingga mengaplikasikan tabir surya.

Dia lebih mengutamakan pasien berusia di atas 20 tahunan yang merasa ada kekurangan pada wajahnya.

Baca juga  Bekraf optimistis perfilman nasional makin membaik

Sementara itu, Aryani mengatakan, pasien termuda di kliniknya berusia 25 tahun dengan keluhan kulit wajah mengendur.

Para pria juga bisa memanfaatkan alat ini. Rungsima mengatakan, 15-20 persen pasiennya laki-laki namun kebanyakan datang bersama istri mereka.

“Biasanya mereka melihat istrinya awet muda dan mereka ingin mendapatkannya juga. Tapi semua pasien laki-laki itu inginnya tidak sakit dan ini lucu karena biasanya si istri akan memegang tangan mereka dan menenangkan para suami dan bilang mereka terlihat lebih muda dan lebih tampan,” kata Rungsima.

Mereka yang berusia 40 tahunan bisa mengulang penggunaan Thermage FLX setiap 2-3 tahun sekali. Sementara bagi yang berusia di atas 60 tahun bisa mengunakannya setiap enam bulan sekali demi kulit wajah yang kencang.

Harga yang ditawarkan untuk satu kali prosedur menggunakan alat ini berada pada kisaran Rp36 juta-56 juta.

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Mau Ikut PTSL? Ketahui Biaya Persiapannya yang Berlaku di Masing-Masing Wilayah

Agraria.today | Jakarta - Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap...

Lebih dari 1.000 Hektare Sawah Terdampak Bencana Pulih, Ketahanan Pangan Makin Terjamin

Agraria.today - Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi...

Buka Forum Bakohumas 2026, Sekjen ATR/BPN Tekankan Penyamaan Persepsi dalam Implementasi Sertipikat Elektronik

Agraria.today | Jakarta - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Agraria...

Pastikan Data Sertipikat Tanah Sesuai, Ini Cara Mudah Pengecekannya

Agraria.today | Jakarta - Masyarakat kini bisa memastikan kesesuaian...

Siapkan Ketersediaan SDM yang Berintegritas, Sekjen ATR/BPN Minta Dukungan Komisi II DPR RI dalam Transformasi STPN

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Mendagri Tegaskan Pemerintah Siap Perkuat Pengawasan dan Optimalisasi Dana Otsus

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad...

Related Articles

Mendagri Tegaskan Pemerintah Siap Perkuat Pengawasan dan Optimalisasi Dana Otsus

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menegaskan pemerintah siap memperkuat pengawasan dan mengoptimalkan implementasi Dana Otonomi Khusus (Otsus) di...

Mendagri: Dana Otsus dan Dana Keistimewaan Harus Dirasakan oleh Masyarakat

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menegaskan bahwa Dana Otonomi Khusus (Otsus) di seluruh provinsi di Tanah Papua dan...

Kendalikan Harga Komoditas, Sekjen Kemendagri Minta Pemda Pastikan Ketersediaan Cabai dan Bawang Merah

Agraria.today | Jakarta – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Tomsi Tohir meminta pemerintah daerah (Pemda) untuk memastikan ketersediaan komoditas cabai merah, cabai...