Ragam AgrariaTompi kritisi kurikulum pendidikan di Indonesia

Tompi kritisi kurikulum pendidikan di Indonesia

Jakarta ((Feed)) – Bertepatan dengan momen Hari Guru yang diperingati setiap tanggal 25 November, penyanyi Tompi mengkritisi kurikulum pendidikan yang menurutnya perlu perbaikan.

“Saya merasa banyak dalam kurikulum pendidikan yang sebenarnya tidak perlu dipelajari,” kata Tompi di Jakarta, Senin.

Menurut dia, peserta didik seharusnya diajak untuk mencari tahu, bukan diajarkan menghafal. Untuk itu, perlu adanya perubahan dalam kurikulum pendidikan yang berjalan saat ini.

“Mendingan anak itu diberikan stimulasi yang sifatnya merangsang. Diajarkan caranya mencari tahu, diajarkan cara membaca buku, diajarkan cara membuat rangkuman. kasih satu persoalan dan bisa bikin presentasi yang luar biasa keren,” usul Tompi.

Pelantun “Salahkah” itu juga menganggap perlu adanya penyerdehanaan mata pelajaran agar kegiatan belajar mengajar jauh lebih efisien.

“Potong semua ambil yang penting aja. Pelajaran bisa dilebur kok,” kata dia.

Baca juga  Pegawai dan aktivis antikorupsi lakukan aksi simbolik "pemakaman" KPK

Tompi pun berharap agar Mendikbud Nadiem Makarim bisa membuat terobosan untuk memajukan dunia pendidikan Indonesia dan memperhatikan guru.

“Saya berharap Mendikbud sekarang akan sangat membuat terobosan. Memang pasti akan ada kejutan sih,” kata dia.

 

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Kementerian ATR/BPN Raih Penghargaan, Berhasil Tindaklanjuti RHP BPK RI 90,8%

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Bahas Dasar Penyusunan Anggaran 2027, Fokuskan Efisiensi dan Kualitas Layanan

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Pemerintah Finalisasi Rencana Induk Pemulihan Pascabencana Sumatra

Agraria.today | Jakarta – Pemerintah menyiapkan rencana induk Percepatan...

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus...

Raker Bersama Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Paparkan Capaian Kinerja dan Anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun 2026

Agraria.today | Jakarta - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Perkuat Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah, Wamen Ossy: Targetkan Peta LSD Baru di 17 Provinsi

Agraria.today | Jakarta - Pemerintah berencana memperkuat pelaksanaan pengendalian...

Related Articles

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menyampaikan...

AMUKAN GAJAH DI MESS PT.ARARA ABADI AKIBAT KANTONG GAJAH TELAH DIKONVERSI JADI HTI

Agraria.today - Peristiwa mengamuknya kawanan gajah liar sebanyak 13 ekor menyebabkan kerusakan parah terhadap mess karyawan PT. Arara Abadi pada minggu (22/2) di Kabupaten...

Presiden Prabowo Subianto Sebaiknya Tindak Lanjuti Pencabutan Izin PBPH Perusahan Penyebab Bencana Ekologis Sumatera

Agraria.today - Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) oleh Menteri Kehutanan (sebagaimana dilaporkan pada Februari 2026, yang merupakan tindak lanjut dari 22 izin yang akan...