Ragam AgrariaMenkominfo bertolak ke Berlin paparkan kelola internet Indonesia

Menkominfo bertolak ke Berlin paparkan kelola internet Indonesia

Jakarta ((Feed)) – Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate hari ini tiba di Berlin dalam rangka menghadiri Internet Governance Forum (IGF) 2019 untuk menyampaikan kesuksesan tata kelola internet di Indonesia.

“Di forum itu, Menkominfo menyampaikan keberhasilan mengelola internet di Tanah Air, kemudian kita akan melihat pola-pola kerjasama yang bisa dibangun antar-negara, antar-kelompok di situ,” ujar PLT Kepala Biro Humas Kementerian Komunikasi dan Informatika Ferdinandus Setu kepada (Feed) dalam Kumpul Media di Bogor, Senin.

“Contoh keberhasilan, kita mengelola e-commerce dengan baik, hubungan antara pemerintah dengan swasta sehingga menghasilkan decacorn dan unicorn,” lanjut dia.

Agenda Menkominfo di IGF Berlin akan berlangsung mulai 25 sampai 29 November 2019, diawali dengan menghadiri High Level Meeting dalam format “working breakfast” yang diselenggarakan Pemerintah Jerman.

Sesi tersebut dihadiri pejabat-pejabat dari Australia, Bangladesh, Chad, Costa Rica, Mesir, Prancis, Gambia, Iran, Jepang, Norwegia, Pakistan, Polandia, Lithuania, Russia, Saudi Arabia, Spanyol, Inggris, European Commission, OECD, ITU, UNCTAD, dan UNESCO.

Baca juga  Rayakan HUT Jakarta dengan Mengunjungi Atraksi Rekomendasi Traveloka Xperience

Pada sesi itu Menkominfo memaparkan kebijakan dan strategi Indonesia dalam hal infrastruktur dan konektivitas, penetrasi internet dan media sosial, ekosistem ekonomi digital, dan isu pengelolaan internet di Indonesia.

Setelah itu Menkominfo menghadiri pertemuan bilateral dengan Deputi Sekretaris Jenderal OECD, Ulrik Knudsen.

Kemudian, Menteri Johny menjadi panelis dalam dua sesi diskusi, yaitu tentang “Security & Safety, Stability, and Resilience” dan “ Data Governance”.

Acara puncak IGF 2019 dihelat pada 26 November 2019. Menkominfo dijadwalkan menjadi salah satu panelis pada sesi “Strengthening Digital Ecosystem for Better Digital Inclusion” dan “Strengthening Digital Transformation through Digital Security”.

Dalam pernyataan tertulisnya, Senin, Menkominfo Johnny mengatakan bahwa Indonesia, sebagai salah satu negara pengguna internet terbesar di dunia, berhasil menunjukkan diri sebagai salah satu kekuatan ekonomi digital baru dunia.

“Sangat menarik karena semua pencapaian tersebut bukan hanya diraih karena jumlah penduduk yang tinggi, namun juga oleh berbagai strategi dan kebijakan pengembangan teknologi informasi dan komunikasi berikut ekosistem dan industrinya,” kata Johnny.

Baca juga  Alami cedera paha, Messi diperkirakan absen lawan Getafe dan Inter

Menurut laporan dari Asosiasi Penyedia Jasa Internet Indonesia (APJII), dari total populasi sebanyak 264 juta jiwa penduduk Indonesia, ada sebanyak 171,17 juta jiwa atau sekitar 64,8 persen yang sudah terhubung ke internet pada tahun 2018.

Dengan pengguna dan pasar sebesar itu, Indonesia juga menorehkan catatan rekor dalam perkembangan ekonomi digital. Portal berita bisnis forbes.com bahkan menyebut bahwa Indonesia merupakan macan ekonomi digital di Asia Tenggara berkat ukuran ekonomi digitalnya.

Internet Governance Forum (IGF) adalah sebuah forum tata kelola internet multistakeholder dari seluruh dunia yang terdiri dari berbagai profesi dan sektor yang terkait dengan dunia teknologi informasi dan komunikasi.

Forum ini merupakan inisiatif Perserikatan Bangsa-Bangsa dalam rangka mewujudkan tata kelola internet yang inklusif dan responsif.

Indonesia merupakan salah satu anggota dari IGF dengan pemangku kepentingan dari berbagai kalangan seperti dari pendidikan, bisnis, masyarakat sipil dan pemerintahan tergabung di dalamnya.

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menyampaikan...

AMUKAN GAJAH DI MESS PT.ARARA ABADI AKIBAT KANTONG GAJAH TELAH DIKONVERSI JADI HTI

Agraria.today - Peristiwa mengamuknya kawanan gajah liar sebanyak 13 ekor menyebabkan kerusakan parah terhadap mess karyawan PT. Arara Abadi pada minggu (22/2) di Kabupaten...

Presiden Prabowo Subianto Sebaiknya Tindak Lanjuti Pencabutan Izin PBPH Perusahan Penyebab Bencana Ekologis Sumatera

Agraria.today - Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) oleh Menteri Kehutanan (sebagaimana dilaporkan pada Februari 2026, yang merupakan tindak lanjut dari 22 izin yang akan...