Ragam AgrariaAlami dehidrasi, hindari 8 jenis makanan dan minuman ini

Alami dehidrasi, hindari 8 jenis makanan dan minuman ini

Jakarta ((Feed)) – Seringkali saat merasa sedang mengalami dehidrasi, kita mengkonsumsi minuman apa saja dan berpikir minuman itu bekerja seefisien air putih. Tetapi kenyataannya tidak demikian.

Berikut ini adalah daftar delapan jenis makanan dan minuman yang harus dihindari saat Anda mengalami dehidrasi sebagaimana dilansir dari Times of India, pada Kamis.

1. Sayuran beku.
Lebih dari 75% persen sodium berasal dari makanan olahan. Oleh karena itu, makanan beku merupakan makanan olahan yang dapat memperburuk kondisi dehidrasi Anda. Sodium memiliki kemampuan untuk menyerap cairan tubuh, sehingga Anda akan merasa lebih haus daripada sebelumnya.

2. Minuman bersoda
Banyak orang suka minuman bersoda karena merasa minuman jenis ini dapat beberi kesegaran ketika cuaca panas. Tetapi gula dalam minuman ringan hanya memiliki efek hypernatremic pada tubuh. Artinya tanpa disadari, soda akan mengambil air dari jaringan tubuh sehingga menjadikan tubuh lebih dehidrasi.

3. Minuman berenergi
Minuman berenergi tidak dimaksudkan untuk memuaskan dahaga atau membuat Anda tetap terhidrasi. Minuman energi justru memiliki efek mengambil banyak cairan tubuh. Pada umumnya, seseorang yang terbiasa mengkonsumsi minuman berenergi mengalami kesulitan buang air kecil.

Baca juga  Kemenpar apresiasi "Brotherhood Camp" tingkatkan citra pariwisata Bali

4. Jus buah kemasan
Sama seperti soda, jus buah kemasan tidak hanya mengandung banyak kalori namun juga dapat menyebabkan dehidrasi. Jus buah dalam kemasan pada umumnya mengandung karbohidrat tinggi yang bisa menyebabkan rasa kembung, namun tidak akan mengobati dehidrasi Anda.

5. Makanan asin
Sama seperti makanan olahan, makanan asin dalam kemasan seperti keripik atau bahkan kecap asin, banyak mengandung sodium dan natrium yang justru akan membuat Anda merasa lebih haus. Hal ini disebabkan karena banyaknya cairan yang terikat oleh sodium dan natrium.

6. Teh detoks
Teh merupakan salah satu minuman kesehatan yang banyak digemari karena dapat meningkatkan antioksidan dalam tubuh. Namun hal ini berbeda dengan teh detoks yang justru menjadikan Anda mengalami dehidrasi dan menimbulkan sejumlah risiko kesehatan. Teh detoks dirancang memiliki efek laksatif sehingga dapat menghilangkan lemak perut. Sayangnya tidak hanya lemak yang akan terbuang, namun juga cairan tubuh juga dapat ikut terbuang bersama dengan lemak.

Baca juga  Statistik dan fakta jelang GP San Marino

7. Makanan berminyak
Ada banyak alasan mengapa makanan berminyak atau “gorengan” merupakan jenis makanan yang tidak sehat, karena tidak hanya kandungan garam dan gula yang tinggi, namun juga kandungan lemak yang tidak dapat diabaikan. Tiga kandungan ini merupakan pemicu dehidrasi yang seharusnya dihindari. Makanan berminyak akan membuat Anda selalu merasa haus daripada jenis makanan lainnya.

8. Kopi
Sebagian besar dari Anda mungkin merasa mengalami mulut yang kering usai menyecap kopi. Hal ini disebabkan karena kafein yang terkandung di dalam kopi dapat menyebabkan dehidrasi, sehingga konsumsi kopi terus menerus akan menjadikan Anda menjadi semakin haus.

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menyampaikan...

AMUKAN GAJAH DI MESS PT.ARARA ABADI AKIBAT KANTONG GAJAH TELAH DIKONVERSI JADI HTI

Agraria.today - Peristiwa mengamuknya kawanan gajah liar sebanyak 13 ekor menyebabkan kerusakan parah terhadap mess karyawan PT. Arara Abadi pada minggu (22/2) di Kabupaten...

Presiden Prabowo Subianto Sebaiknya Tindak Lanjuti Pencabutan Izin PBPH Perusahan Penyebab Bencana Ekologis Sumatera

Agraria.today - Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) oleh Menteri Kehutanan (sebagaimana dilaporkan pada Februari 2026, yang merupakan tindak lanjut dari 22 izin yang akan...