Ragam AgrariaMenkominfo buka Konvensi Nasional Pos dan Informatika

Menkominfo buka Konvensi Nasional Pos dan Informatika

Jakarta ((Feed)) – Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G Plate, membuka Konvensi Nasional Pos dan Informatika dengan tema Kolaborasi Pemerintah dan Industri dalam Mendukung Ekonomi Digital.

Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan sebagai wadah diskusi, bertukar pikiran dan gagasan untuk penyusunan regulasi di masa yang akan datang.

“Konvensi ini dalam seminar dan diskusinya memberikan pikiran-pikiran baru untuk mengambil bagian dalam semangat Indonesia menuju negara digital,” ujar Menkominfo Johnny di Jakarta, Rabu.

“Fokus utamanya dari stakeholder seluruhnya agar infrastruktur digital yang dibangun oleh negara bisa digunakan dengan baik untuk kepentingan nasional kita,” lanjut dia.

Lebih lanjut, Johnny berharap infrastruktur digital yang dibangun oleh negara dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh produsen dalam negeri dalam memasarkan produknya.

Johnny juga menekankan bahwa Kominfo akan terus mendorong migrasi offline ke online. Dia juga menyampaikan empat hal strategis yang perlu dilakukan untuk mendukung ekonomi digital.

Baca juga  Jelang pelantikan presiden, peserta pameran Crafina masih berjualan

Pertama, pembangunan pemerataan infrastruktur, kemudian penataan frekuensi dan migrasi penyiaran analog ke digital, selanjutnya deregulasi agar kegiatan berjalan efisien, dan terakhir pengembangan kapasitas SDM.

Konvensi dalam mendukung ekonomi digital tersebut adalah kali ketiga digelar Direktorat Jenderal Penyelenggara Pos dan Informatika, yang setiap tahunnya diusung dengan tema berbeda.

“Konvensi Ini bertujuan untuk kolaborasi antara-pemerintah dan industri, seluruh gagasan yang dihasilkan diharapkan bermanfaat dalam memberi masukkan kebijakan oleh pemerintah,” ujar Direktur Jenderal Penyelenggara Pos dan Informatika Ahmad M. Ramli.

Ramli menjelaskan tiga variable yang menjadi perhatian Ditjen PPI dalam mendorong ekonomi digital. Pertama, dukungan industri telekomunikasi dengan jaringan yang baik seluruh transaksi dapat dilakukan secara online.

Kedua, pelaku e-commerce yang memegang perananan penting menghubungkan produsen dan konsumen. Ketiga, industri pos dan logistik untuk menghadirkan barang secara fisik.

“Kolaborasi tiga pilar tersebut menjadi bagian penting untuk tercapainya pertumbuhan ekonomi digital dan bergerak naiknya ekonomi masyarakat hang menjangkau seluruh wilayah Republik Indonesia dengan peran yang semakin besar oleh UMKM,” kata Ramli.

Baca juga  (G)I-DLE akan bawakan 6 lagu di Spotify OnStage JKT

Konvensi ini menghadirkan panelis dari sektor pos dan informatika antara lain Direktur Utama Telkomsel Emma Sri Martini, Presiden Bukalapak M. Fajrin Rasyid, mantan Bupati Bojonegoro Suyoto dan Presiden Direktur JNE M. Feriadi.

Dalam kesempatan tersebut dilakukan pula penandatanganan Nota Kesepahaman tentang Sinergisitas Pelaksanaan Tugas dan Fungsi di Bidang Komunikasi dan Informatika dan Hukum dan Hak Asasi Manusia.

Penandatanganan nota kesepahaman ini, Menkominfo diwakili oleh Sekjen Kominfo Rosarita Niken Widiastuti, sementara Menteri Hukum dan HAM diwakili oleh Plt. Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Hukum dan HAM Min Usihen.

Dalam kesempatan tersebut Kominfo juga menyerahkan sejumlah penghargaan kepada stakeholders bidang penyelenggaraan pos dan informatika.

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Kementerian ATR/BPN Raih Penghargaan, Berhasil Tindaklanjuti RHP BPK RI 90,8%

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Bahas Dasar Penyusunan Anggaran 2027, Fokuskan Efisiensi dan Kualitas Layanan

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Pemerintah Finalisasi Rencana Induk Pemulihan Pascabencana Sumatra

Agraria.today | Jakarta – Pemerintah menyiapkan rencana induk Percepatan...

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus...

Raker Bersama Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Paparkan Capaian Kinerja dan Anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun 2026

Agraria.today | Jakarta - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Perkuat Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah, Wamen Ossy: Targetkan Peta LSD Baru di 17 Provinsi

Agraria.today | Jakarta - Pemerintah berencana memperkuat pelaksanaan pengendalian...

Related Articles

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menyampaikan...

AMUKAN GAJAH DI MESS PT.ARARA ABADI AKIBAT KANTONG GAJAH TELAH DIKONVERSI JADI HTI

Agraria.today - Peristiwa mengamuknya kawanan gajah liar sebanyak 13 ekor menyebabkan kerusakan parah terhadap mess karyawan PT. Arara Abadi pada minggu (22/2) di Kabupaten...

Presiden Prabowo Subianto Sebaiknya Tindak Lanjuti Pencabutan Izin PBPH Perusahan Penyebab Bencana Ekologis Sumatera

Agraria.today - Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) oleh Menteri Kehutanan (sebagaimana dilaporkan pada Februari 2026, yang merupakan tindak lanjut dari 22 izin yang akan...