Ragam AgrariaMaluku hadapi 150 kali gempa susulan

Maluku hadapi 150 kali gempa susulan

Jakarta ((Feed)) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika hingga Jumat mendeteksi 150 gempa susulan di Laut Maluku setelah gempa bermagnitudo 7,1 mengguncang wilayah Maluku Utara pada Kamis (14/11) malam.

Menurut siaran pers Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) di Jakarta, Sabtu, delapan dari 150 gempa susulan tersebut getarannya dirasakan oleh warga.

Dari 150 gempa susulan yang terjadi di Laut Maluku, ada 68 gempa bumi dengan magnitudo 4, sebanyak 69 gempa bumi dengan magnitudo 4 sampai 5, dan 14 gempa bermagnitudo di atas 5.

Gempa bumi terkini terjadi pukul 06.44 WIB di utara Laut Maluku dengan magnitudo 5. Gempa yang tak berpotensi menimbulkan tsunami itu pusatnya berada pada kedalaman 10 km di 1.59 Lintang Utara, 126.45 Bujur Timur, 127 km barat laut Jailolo Maluku Utara, 129 km barat laut Halmahera Barat, dan 135 km Ternate.

Baca juga  Tren emisi GRK naik, pengelolaan sampah harus lebih serius

Pada Kamis (14/11) pukul 23.17 WIB gempa dengan magnitudo 7,1 terjadi di 134 km barat laut Jailolo pada kedalaman 73 km. BMKG sempat mengeluarkan peringatan dini tsunami terkait gempa itu dan mencabutnya pukul 01.45 WIB pada Jumat (15/11).

Hasil monitoring muka air laut menunjukkan tsunami kecil terjadi di Ternate setinggi enam cm pukul 23.43 WIB, di Jailolo setinggi sembilan cm pukul 23.43 WIB, dan di Bitung setinggi 10 cm pada Jumat (15/11) pukul 00.08 WIB.

Menurut Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) gempa di Maluku Utara menyebabkan 36 bangunan rusak ringan. Gempa juga menyebabkan kerusakan tiga bangunan di Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara.

BNPB juga mencatat tiga orang di Maluku mengalami luka ringan karena tertimpa batu bata dari dinding rumah yang rusak akibat guncangan gempa.

Baca juga  Film Belok Kanan Barcelona, Kisah Cinta Warna Empat Negara dan Warna Sahabat, Juga Agama

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Kementerian ATR/BPN Raih Penghargaan, Berhasil Tindaklanjuti RHP BPK RI 90,8%

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Bahas Dasar Penyusunan Anggaran 2027, Fokuskan Efisiensi dan Kualitas Layanan

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Pemerintah Finalisasi Rencana Induk Pemulihan Pascabencana Sumatra

Agraria.today | Jakarta – Pemerintah menyiapkan rencana induk Percepatan...

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus...

Raker Bersama Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Paparkan Capaian Kinerja dan Anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun 2026

Agraria.today | Jakarta - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Perkuat Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah, Wamen Ossy: Targetkan Peta LSD Baru di 17 Provinsi

Agraria.today | Jakarta - Pemerintah berencana memperkuat pelaksanaan pengendalian...

Related Articles

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menyampaikan...

AMUKAN GAJAH DI MESS PT.ARARA ABADI AKIBAT KANTONG GAJAH TELAH DIKONVERSI JADI HTI

Agraria.today - Peristiwa mengamuknya kawanan gajah liar sebanyak 13 ekor menyebabkan kerusakan parah terhadap mess karyawan PT. Arara Abadi pada minggu (22/2) di Kabupaten...

Presiden Prabowo Subianto Sebaiknya Tindak Lanjuti Pencabutan Izin PBPH Perusahan Penyebab Bencana Ekologis Sumatera

Agraria.today - Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) oleh Menteri Kehutanan (sebagaimana dilaporkan pada Februari 2026, yang merupakan tindak lanjut dari 22 izin yang akan...