Ragam AgrariaKabut asap kembali selimuti Kota Jambi

Kabut asap kembali selimuti Kota Jambi

Jambi ((Feed)) – Rabu pagi sekitar pukul 08.00 WIB kabut asap kembali menyelimuti Kota Jambi.

“Sejak kejadian kabut asap beberapa waktu yang lalu, baru pagi ini kabut asap kembali terjadi,” kata warga Kota Jambi Lukman di Jambi, Rabu.

Belum diketahui kabut asap yang menyelimuti Kota Jambi tersebut bersumber dari mana, namun menurut warga kabut asap tersebut merupakan kiriman dari daerah lain, karena tidak terdapat kebakaran hutan atau lahan di kota itu. Kabut asap tersebut merata terjadi di seluruh wilayah di kota itu.

Sementara itu, status siaga darurat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di provinsi Jambi berakhir pada, Minggu (10/11). Berakhirnya status siaga darurat karhutla tersebut ditandai dengan apel bersama di Makorem 042/Gapu pada Minggu pagi.

Di mana, status siaga darurat karhutla di Provinsi itu ditetapkan sejak tanggal 23 Juli 2019 dan di perpanjang kembali sejak 20 oktober 2019. Berakhirnya status siaga darurat karhutla di provinsi itu karena Jambi sudah memasuki musim hujan.

Baca juga  Polisi dan KLHK selidiki karhutla perkebunan sawit Samsung-Wilmar

Warga berharap kabut asap yang terjadi tersebut tidak berlarut-larut, karena kabut asap yang terjadi di daerah itu pada beberapa waktu yang lalu sangat mengganggu aktifitas masyarakat. Terutama masyarakat yang melakukan aktifitas di luar ruangan.

“Semoga saja kabut asap ini tidak terjadi dalam waktu yang lama, karena cukup mengganggu aktifitas,” kata Lukman.

Meski kabut asap yang menyelimuti kota itu tidak begitu pekat, namun kabut asap yang terjadi cukup mengganggu pernapasan. Bahkan di seputran tugu keris siginjai kota itu, kabut asap yang terjadi cukup pekat.

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menyampaikan...

AMUKAN GAJAH DI MESS PT.ARARA ABADI AKIBAT KANTONG GAJAH TELAH DIKONVERSI JADI HTI

Agraria.today - Peristiwa mengamuknya kawanan gajah liar sebanyak 13 ekor menyebabkan kerusakan parah terhadap mess karyawan PT. Arara Abadi pada minggu (22/2) di Kabupaten...

Presiden Prabowo Subianto Sebaiknya Tindak Lanjuti Pencabutan Izin PBPH Perusahan Penyebab Bencana Ekologis Sumatera

Agraria.today - Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) oleh Menteri Kehutanan (sebagaimana dilaporkan pada Februari 2026, yang merupakan tindak lanjut dari 22 izin yang akan...