Ragam AgrariaFacebook luncurkan layanan pembayaran terpadu Facebook Pay

Facebook luncurkan layanan pembayaran terpadu Facebook Pay

Facebook mengatakan layanan itu akan mengumpulkan informasi pengguna seperti metode pembayaran, tanggal, penagihan, dan detail kontak ketika transaksi dilakukan.

Jakarta ((Feed)) – Facebook meluncurkan Facebook Pay, layanan pembayaran terpadu yang memungkinkan pengguna di seluruh platform Facebook, termasuk WhatsApp dan Instagram, dapat melakukan pembayaran tanpa keluar dari aplikasi.

Facebook, dilansir Reuters, Rabu, mengatakan layanan tersebut akan memungkinkan pengguna mengirim uang atau melakukan pembayaran dengan dilengkapi opsi keamanan, seperti PIN atau biometrik pada ponsel pintar mereka.

Pada awal 2019, CEO Facebook Mark Zuckerberg mengatakan Facebook berencana untuk menyatukan infrastruktur pengiriman pesan di seluruh platform-nya. Dia juga mengatakan Facebook akan mengenkripsi percakapan pada lebih banyak layanan perpesanannya.

Facebook mengatakan layanan baru tersebut akan mengumpulkan informasi pengguna seperti metode pembayaran, tanggal, penagihan, dan detail kontak ketika transaksi dilakukan.

Baca juga  Menjajal "Prixa", platform manajemen kesehatan pendeteksi penyakit

Layanan baru tersebut juga akan menggunakan data untuk menampilkan iklan yang ditargetkan kepada pengguna.

Iklan di Facebook telah menjadi sorotan beberapa tahun terakhir, di tengah meningkatnya ketidakpuasan atas pendekatan Facebook terhadap privasi dan data pengguna.

Facebook Pay akan tersedia di Facebook dan Messenger pada pekan ini di Amerika Serikat.

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menyampaikan...

AMUKAN GAJAH DI MESS PT.ARARA ABADI AKIBAT KANTONG GAJAH TELAH DIKONVERSI JADI HTI

Agraria.today - Peristiwa mengamuknya kawanan gajah liar sebanyak 13 ekor menyebabkan kerusakan parah terhadap mess karyawan PT. Arara Abadi pada minggu (22/2) di Kabupaten...

Presiden Prabowo Subianto Sebaiknya Tindak Lanjuti Pencabutan Izin PBPH Perusahan Penyebab Bencana Ekologis Sumatera

Agraria.today - Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) oleh Menteri Kehutanan (sebagaimana dilaporkan pada Februari 2026, yang merupakan tindak lanjut dari 22 izin yang akan...