Ragam AgrariaGojek kembali gelar "Gojek Xcelerate" untuk 10 startup perempuan

Gojek kembali gelar "Gojek Xcelerate" untuk 10 startup perempuan

Jakarta ((Feed)) – Gojek kembali menggelar program akselerator bertajuk “Gojek Xcelerate” batch 2 untuk mendorong lebih banyak perempuan di bidang teknologi dan startup.

Program ini dilakukan melalui berbagai pelatihan intensif bersama sejumlah mentor Gojek dan mentor kelas dunia lainnya seperti Google, McKinsey & Company dan UBS serta menghubungkan para startup ke jaringan investor global.

“Gojek Xcelerate batch 2 berfokus melatih startup yang dipimpin perempuan untuk mengenal strategi mengembangkan bisnis dan menghubungkan mereka dengan pemimpin perempuan yang sukses dari berbagai industri dan memberikan akses jejaring mentor dan investor yang satu visi,” ujar SVP Product Management Gojek, Dian Rosanti dalam jumpa pers di Jakarta, Jumat.

Menurut data internal Gojek, lebih dari 33 persen karyawan di level manajer ke atas di Gojek adalah perempuan. Tren peningkatan partisipasi perempuan di industri teknologi ini menunjukkan bahwa perempuan semakin bisa diandalkan sehingga kemampuan yang mereka miliki harus terus diakomodasi agar bermanfaat.

Baca juga  Karhutla di Kaltim dipantau gubernur-pangdam-kapolda

10 startup yang berasal dari Indonesia dan Asia Pasifik ini akan mendapatkan materi komprehensif mengenai strategi product and market fit, growth hacking, fundraising pitch training, leadership dan culture building dari Gojek.

“10 startup ini kami anggap sebagai perwakilan dari industri teknologi di berbagai bidang yang berpotensi untuk terus berkembang di waktu mendatang. Kami berharap perempuan-perempuan hebat ini bisa menjadi role model sehingga lebih banyak lagi perempuan yang terinspirasi untuk mengembangkan ekosistem teknologi di Asia Tenggara,” jelas Dian.

Chief Corporate Affairs Gojek, Nila Marita mengatakan Gojek telah membuat budaya di mana perempuan bisa berpartisipasi dalam banyak hal seperti menciptakan ide hingga membuat keputusan strategis.

“Platform Gojek juga membuka kesempatan bagi perempuan untuk bisa mengakses sumber pendapatan baru melalui kemitraan bersama kami,” kata Nila.

Baca juga  BPPT operasikan TMC antisipasi karhutla di Sumatera Selatan

 

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Kementerian ATR/BPN Raih Penghargaan, Berhasil Tindaklanjuti RHP BPK RI 90,8%

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Bahas Dasar Penyusunan Anggaran 2027, Fokuskan Efisiensi dan Kualitas Layanan

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Pemerintah Finalisasi Rencana Induk Pemulihan Pascabencana Sumatra

Agraria.today | Jakarta – Pemerintah menyiapkan rencana induk Percepatan...

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus...

Raker Bersama Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Paparkan Capaian Kinerja dan Anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun 2026

Agraria.today | Jakarta - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Perkuat Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah, Wamen Ossy: Targetkan Peta LSD Baru di 17 Provinsi

Agraria.today | Jakarta - Pemerintah berencana memperkuat pelaksanaan pengendalian...

Related Articles

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menyampaikan...

AMUKAN GAJAH DI MESS PT.ARARA ABADI AKIBAT KANTONG GAJAH TELAH DIKONVERSI JADI HTI

Agraria.today - Peristiwa mengamuknya kawanan gajah liar sebanyak 13 ekor menyebabkan kerusakan parah terhadap mess karyawan PT. Arara Abadi pada minggu (22/2) di Kabupaten...

Presiden Prabowo Subianto Sebaiknya Tindak Lanjuti Pencabutan Izin PBPH Perusahan Penyebab Bencana Ekologis Sumatera

Agraria.today - Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) oleh Menteri Kehutanan (sebagaimana dilaporkan pada Februari 2026, yang merupakan tindak lanjut dari 22 izin yang akan...