Ragam AgrariaGoogle Search kini lebih pintar berkat BERT

Google Search kini lebih pintar berkat BERT

Jakarta ((Feed)) – Mesin pencari milik Google, Google Search, kini lebih pintar dengan teknologi Bidirectional Encoder Representations from Transformers (BERT) yang resmi dirilis secara global pada pekan lalu.

“Teknologi ini baru seminggu yang lalu diluncurkan untuk mesin pencari. Saat ini teknologi BERT baru bisa mengenali dalam bahasa Inggris AS,” ujar Public Liaison for Search, Google, Danny Sulliva, ditemui di kantor Google Indonesia, di Jakarta, Selasa.

Tahun lalu, Google memperkenalkan sebuah teknik open source berbasis jaringan neural untuk pelatihan awal natural language processing (NLP) untuk mengembangkan teknologi BERT tersebut.

Teknologi ini memungkinkan pengguna untuk melatih sistem penjawab pertanyaan pada mesin pencari. Dengan menerapkan model BERT, Google Search mampu membantu pengguna menemukan informasi dengan lebih baik.

“BERT lebih memahami pencarian yang dicari, yang memungkinkan untuk mengerti kalimat, yang sebelumnya hanya menghubungkan kata per kata,” kata Danny.

Baca juga  Soal Praveen, Hariyanto Arbi: bolos latihan itu tidak benar

Lebih jauh, Danny menjelaskan Search sebelumnya hanya mengambil sejumlah kata dari frase atau kalimat yang dimasukkan dalam box untuk kemudian dicocokan pada mesin pencari.

Misalnya, Danny memberi contoh dalam kalimat “Can you get medicine for someone pharmacy,” Search awalnya hanya akan mengambil kata “get medicine” dan “pharmacy,” namun kini Search dapat pula mengenali kata “for someone” yang menambah makna dalam pencarian.

Hasil pencarian yang lebih pintar tersebut dimungkinkan karena Google telah memiliki perangkat keras Tensor Processing Unit (TPU) dalam teknologi BERT.

Dari teknologi tersebut, Search kini dapat menawarkan hasil yang lebih relevan dengan berbandingan satu banding 10 pencarian dalam berbasaha Inggri AS.

“Kami memperkirakan sekarang ini BERT membantu satu dari sepuluh kueri yang merupakan perubahan besar bagi kami untuk meningkatkan hasil pencarian,” ujar Danny.

Baca juga  KPK panggil tiga mantan anggota DPRD Kabupaten Bengkalis

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Kementerian ATR/BPN Raih Penghargaan, Berhasil Tindaklanjuti RHP BPK RI 90,8%

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Bahas Dasar Penyusunan Anggaran 2027, Fokuskan Efisiensi dan Kualitas Layanan

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Pemerintah Finalisasi Rencana Induk Pemulihan Pascabencana Sumatra

Agraria.today | Jakarta – Pemerintah menyiapkan rencana induk Percepatan...

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus...

Raker Bersama Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Paparkan Capaian Kinerja dan Anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun 2026

Agraria.today | Jakarta - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Perkuat Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah, Wamen Ossy: Targetkan Peta LSD Baru di 17 Provinsi

Agraria.today | Jakarta - Pemerintah berencana memperkuat pelaksanaan pengendalian...

Related Articles

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menyampaikan...

AMUKAN GAJAH DI MESS PT.ARARA ABADI AKIBAT KANTONG GAJAH TELAH DIKONVERSI JADI HTI

Agraria.today - Peristiwa mengamuknya kawanan gajah liar sebanyak 13 ekor menyebabkan kerusakan parah terhadap mess karyawan PT. Arara Abadi pada minggu (22/2) di Kabupaten...

Presiden Prabowo Subianto Sebaiknya Tindak Lanjuti Pencabutan Izin PBPH Perusahan Penyebab Bencana Ekologis Sumatera

Agraria.today - Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) oleh Menteri Kehutanan (sebagaimana dilaporkan pada Februari 2026, yang merupakan tindak lanjut dari 22 izin yang akan...