Ragam AgrariaKerja sama dengan Huawei, BSSN jamin netralitas teknologi

Kerja sama dengan Huawei, BSSN jamin netralitas teknologi

Jakarta ((Feed)) – Badan Siber dan Sandi Negara baru saja menandatangani kerja sama dengan Huawei, mereka menjamin netralitas teknologi yang digunakan meski pun mereka bekerja sama dengan perusahaan asal China.

“BSSN berprinsip netral dalam teknologi,” kata Direktur Deteksi Ancaman BSSN, Sulistyo, dalam rangkaian acara penandatanganan nota kesepahaman BSSN dengan Huawei di Jakarta, Selasa.

BSSN mengungkapkan pernyataan tersebut saat menjawab pertanyaan mengenai kekhawatiran mengenai backdoor, perangkat lunak yang sengaja disisipkan untuk masuk ke sistem.

Sulistyo menyatakan kerja sama BSSN dengan Huawei ini merupakan salah satu upaya untuk menjaga netralitas dalam bidang teknologi.

BSSN pernah bekerja sama dengan perusahaan teknologi Cisco tahun lalu.

“Kami terbuka untuk perusahaan-perusahaan,” kata Sulistyo.

BSSN menyatakan mereka menguji teknologi yang akan digunakan apakah sudah memenuhi aturan dan standard BSSN.

Baca juga  Chris Martin dan Dakota Johnson hadiri gala di New York

Kepala BSSN Hinsa Siburian ditemui di acara yang sama menyatakan Indonesia akan menggunakan teknologi dari mana pun selama berguna dan menguntungkan negara dan bangsa.

“Yang baik dan terbaik untuk kita, menguntungkan bangsa kita, tidak merugikan, kita harus kerjasama, terutama bidang teknologi informasi saat ini,” kata Hinsa.

Amerika Serikat pertengahan ini melarang perusahaan mereka untuk berdagang dan bekerja sama dengan sejumlah perusahaan China, termasuk Huawei. AS khawatir perusahaan China akan digunakan pemerintah mereka sebagai mata-mata.

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Kementerian ATR/BPN Raih Penghargaan, Berhasil Tindaklanjuti RHP BPK RI 90,8%

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Bahas Dasar Penyusunan Anggaran 2027, Fokuskan Efisiensi dan Kualitas Layanan

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Pemerintah Finalisasi Rencana Induk Pemulihan Pascabencana Sumatra

Agraria.today | Jakarta – Pemerintah menyiapkan rencana induk Percepatan...

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus...

Raker Bersama Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Paparkan Capaian Kinerja dan Anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun 2026

Agraria.today | Jakarta - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Perkuat Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah, Wamen Ossy: Targetkan Peta LSD Baru di 17 Provinsi

Agraria.today | Jakarta - Pemerintah berencana memperkuat pelaksanaan pengendalian...

Related Articles

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menyampaikan...

AMUKAN GAJAH DI MESS PT.ARARA ABADI AKIBAT KANTONG GAJAH TELAH DIKONVERSI JADI HTI

Agraria.today - Peristiwa mengamuknya kawanan gajah liar sebanyak 13 ekor menyebabkan kerusakan parah terhadap mess karyawan PT. Arara Abadi pada minggu (22/2) di Kabupaten...

Presiden Prabowo Subianto Sebaiknya Tindak Lanjuti Pencabutan Izin PBPH Perusahan Penyebab Bencana Ekologis Sumatera

Agraria.today - Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) oleh Menteri Kehutanan (sebagaimana dilaporkan pada Februari 2026, yang merupakan tindak lanjut dari 22 izin yang akan...