Ragam AgrariaJadi ketua dewan juri, Zhang Ziyi cari film yang menggerakkan hati

Jadi ketua dewan juri, Zhang Ziyi cari film yang menggerakkan hati

Tokyo ((Feed)) – Aktris Zhang Ziyi sebagai ketua dewan juri kompetisi internasional di Festival Film Internasional Tokyo (TIFF) ke-32, bersama para anggota juri lain akan mencari film menarik dan berhasil menggerakkan hati untuk dipilih sebagai pemenang kompetisi.

 
“Saya merasa TIFF punya perspektif luas dalam memilih film (kompetisi),” kata Zhang Ziyi dalam konferensi pers di Roppongi Hills, Tokyo, Selasa.
 
Keberagaman empat belas film yang berasal dari banyak negara, seperti China, Filipina hingga Norwegia, yang mencerminkan kebudayaan negara-negara di film asalnya.
 
Dari manapun asalnya, film punya kekuatan untuk menembus batas-batas budaya lewat bahasa visual, seperti yang dirasakan sendiri oleh sutradara Denmark Michael Noer yang tahun ini jadi bagian dari dewan juri.
 
Karyanya tahun lalu, “Before the Frost”, mendapatkan penghargaan Special Jury Prize di Festival Film Internasional Tokyo 2018.
 
“Festival film ini penting dalam menghubungkan kita, semua orang di planet ini,” ujar Michael.
 
Mengenai kriteria film yang bisa jadi pemenang, ia ingin mencari film yang bisa membuat hatinya tersentuh.
 
“Aku ingin mencari film yang memberikan kita reaksi spontan, mengingatkan kita terhadap hidup, kedengarannya sederhana tapi sulit,” ujar dia.
 
“Aku ingin menonton film yang bisa membuka mata dan telingaku, kata pria yang menyutradarai film remake “Papillon” yang dibintangi aktor Charlie Hunnam dan pemenang Oscar Rami Malek.
 
Serupa dengan Michael Noer, aktor dan produser Prancis Julie Gayet pun ingin mencari karya-karya yang membuat nafasnya tercekat.
 
“Kami merasa film-film yang terpilih betul-betul diseleksi dengan baik,” ujar istri dari Presiden Prancis periode 2012-2017, François Hollande.
 
“Sepuluh hari ini akan menyenangkan dan terasa magis,” kata peraih penghargaan Aktris Terbaik di Festival Film Tokyo 2009 untuk “8 Fois Debout”.
 
Sementara itu, Bill mengatakan ia akan menilai film dengan mempertimbangkan tingkat kesulitan yang dilalui untuk menghasilkan karya terbaik. Ada banyak faktor yang mempengaruhi tingkat kesulitan dalam pembuatan film.
 
“Saya ingin melihat apa yang bisa orang capai lewat kerja keras dan melalui banyak hal untuk membuat film,” ujar Bill.
 
Anggota terakhir dari dewan juri kompetisi internasional adalah Ryuichi Hiroki yang sudah menyutradarai film-film seperti “April Bride”, “Kabukicho Love Hotel” dan “Marmalade Boys:”.
 
Buat dia, karakteristik film yang dicari adalah tayangan yang menarik dan menghibur, tak peduli seberapa kecil atau besar biaya produksi yang digelontorkan.

Baca juga  WhatsApp dicibir Telegram dan penggunanya

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Kementerian ATR/BPN Raih Penghargaan, Berhasil Tindaklanjuti RHP BPK RI 90,8%

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Bahas Dasar Penyusunan Anggaran 2027, Fokuskan Efisiensi dan Kualitas Layanan

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Pemerintah Finalisasi Rencana Induk Pemulihan Pascabencana Sumatra

Agraria.today | Jakarta – Pemerintah menyiapkan rencana induk Percepatan...

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus...

Raker Bersama Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Paparkan Capaian Kinerja dan Anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun 2026

Agraria.today | Jakarta - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Perkuat Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah, Wamen Ossy: Targetkan Peta LSD Baru di 17 Provinsi

Agraria.today | Jakarta - Pemerintah berencana memperkuat pelaksanaan pengendalian...

Related Articles

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menyampaikan...

AMUKAN GAJAH DI MESS PT.ARARA ABADI AKIBAT KANTONG GAJAH TELAH DIKONVERSI JADI HTI

Agraria.today - Peristiwa mengamuknya kawanan gajah liar sebanyak 13 ekor menyebabkan kerusakan parah terhadap mess karyawan PT. Arara Abadi pada minggu (22/2) di Kabupaten...

Presiden Prabowo Subianto Sebaiknya Tindak Lanjuti Pencabutan Izin PBPH Perusahan Penyebab Bencana Ekologis Sumatera

Agraria.today - Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) oleh Menteri Kehutanan (sebagaimana dilaporkan pada Februari 2026, yang merupakan tindak lanjut dari 22 izin yang akan...