Ragam AgrariaThe 1975 bahas soal kesehatan mental di lagu barunya

The 1975 bahas soal kesehatan mental di lagu barunya

Jakarta ((Feed)) – Band asal Inggris The 1975 baru saja merilis single terbaru mereka “Frail State of Mind,” yang merupakan lagu ketiga yang dirilis menjelang album mereka yang akan datang, “Notes on a Conditional Form”.

Vokalis dan gitaris Matt Healy menggambarkan lagu terbarunya itu sebagai medianya berbagi tentang gangguan kecemasan dan serangan panik yang bisa tiba-tiba datang kepadanya.

“Gejalanya benar-benar nyata. (Lagu) Ini adalah catatan saya dan bagaimana saya mencoba dan mengatasinya (gangguan kecemasan), ”kata Healy dikutip Billboard, Senin.

Terdapat lirik yang menggambarkan alasan yang terlalu umum untuk tidak bertemu dan berbicara dengan orang-orang ketika gangguan itu menyerangnya. Seperti bagaimana ia tidak ingin keluar namun malah merasa bersalah karena tidak melakukannya, dan menjadi cemas lagi.

Healy juga berbagi soal apa yang selalu ia rasakan sebelum menuju ke suatu tempat. “Acara sosial biasanya selalu baik-baik saja, tetapi membangunnya, aku benci itu,” ungkapnya.

Baca juga  Kebakaran hutan datang lagi, bagaimana nasib Paris Agreement?

Lagu “Frail State of Mind” berbicara mengenai gangguan kecemasan secara universal, yang didorong oleh kegelisahan sang musisi, sambil meyakinkan pendengar bahwa pada saat-saat tertentu, tidak apa-apa untuk menjadi tidak baik-baik saja dan membicarakannya.

Sebelumnya, band beraliran indie-pop-rock alternative ini sudah pernah membahas beberapa gangguan kejiwaan pada beberapa lagunya. Tak hanya itu, band ini juga dikenal membahas berbagai isu sosial melalui musik sebagai platformnya, seperti lagu “Love It if We Made It”.

Sementara itu, album terbaru dari band yang digawangi Matthew Healy (vokal), Adam Hann (gitar), Ross MacDonald (bass), dan George Daniel (drum) bertajuk “Notes on a Conditional Form” ini dijadwalkan akan rilis pada 21 Februari 2020.

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah Se-NTB Percepat Penyusunan RDTR untuk Optimalkan Potensi Daerah

Agraria.today | Mataram - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Setiap ASN Adalah Humas, CPNS ATR/BPN Perlu Menjadi Penghubung Informasi yang Dipahami Masyarakat

Agraria.today | Cikeas - Dalam era digital yang serba...

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Jadi Supporting Utama PSN Pelabuhan Palembang Baru Tanjung Carat

Agraria.today | Palembang - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Ruko Berstatus HGB Bisa Jadi Hak Milik, Simak Syarat dan Ketentuannya

Agraria.today | Jakarta - Status hak atas tanah menjadi...

Optimalisasi Lahan HGU Jadi Salah Satu Strategi Satgas PPR Percepat Huntap

Agraria.today - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas...

Related Articles

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menyampaikan...

AMUKAN GAJAH DI MESS PT.ARARA ABADI AKIBAT KANTONG GAJAH TELAH DIKONVERSI JADI HTI

Agraria.today - Peristiwa mengamuknya kawanan gajah liar sebanyak 13 ekor menyebabkan kerusakan parah terhadap mess karyawan PT. Arara Abadi pada minggu (22/2) di Kabupaten...

Presiden Prabowo Subianto Sebaiknya Tindak Lanjuti Pencabutan Izin PBPH Perusahan Penyebab Bencana Ekologis Sumatera

Agraria.today - Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) oleh Menteri Kehutanan (sebagaimana dilaporkan pada Februari 2026, yang merupakan tindak lanjut dari 22 izin yang akan...