Ragam AgrariaCuaca ekstrim, Nunukan rawan terjadi karhutla

Cuaca ekstrim, Nunukan rawan terjadi karhutla

Nunukan ((Feed)) – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis Kabupaten Nunukan Kalimantan Utara rawan dilanda kebakaran hutan akibat cuaca ekstrim untuk satu pekan ke depan.

Cuaca ekstrim terjadi di daerah ini akibat musim kering yang melanda wilayah selatan Pulau Jawa dan Australia yang berdampak pada kondisi suhu udara di wilayah utara khususnya di Kalimantan Utara, kata PMG Pratama BMKG Nunukan, Taufik Rahman di Nunukan, Rabu.

“Akibat musim kering yang melanda wilayah selatan Pulau Jawa menyebabkan suhu udara di Kaltara ini terasa terik sekali,” ujar dia.

Sesuai pantauan satelit, suhu udara di Kabupaten Nunukan maksimum 32,5 derajat celcius stau masih berada pada suhu udara normal.

Namun, terik yang menyengat tersebut dipengaruhi oleh musim kering di daerah lain. Sebab udara berhembus dari arah selatan menuju tenggara dengan kekuatan maksimal 12 knot.

Baca juga  Presiden Jokowi Tegaskan Pentingnya Upaya Pencegahan Karhutla

Sehubungan dengan kondisi cuaca ekstrim ini, maka potensi terjadinya karhuta di wilayah Kabupaten Nunukan sangat besar. Meskipun sering terjadi hujan tetapi sifatnya lokal, kata Taufik.

Ia juga menyatakan, potensi karhutla di Kabupaten Nunukan dapat terjadi di wilayah III akibat pembukaan lahan. Selain itu karhutla juga berpotensi terjadi di Kecamatan Nunukan Selatan.

“Wilayah III paling rawan terjadi karhutla karena sebagian daerahnya perkebunan kelapa sawit dan pembukaan lahan,” kata dia.

Taufik menambahkan, pantauan potensi terjadinya karhutla ini telah dikoordinasikan dengan instansi terkait seperti polres dan kodim.

Oleh karena itu, langkah antisipasi kemungkinan telah dilakukan pada titik yang rawan tersebut.

Polres dan Kodim Nunukan telah membuat pos-pos dengan menempatkan personel yang dapat turun langsung dengan cepat melakukan tindakan apabila terjadi kebakaran.

“Kami selalu berkoordinasi kalau ada pantauan di BMKG soal cuaca. Supaya ada langkah cepat melakukan antisipasi,” tutur Taufik.*

Baca juga  Arab Saudi pertandingkan gulat putri untuk pertama kalinya

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Kementerian ATR/BPN Raih Penghargaan, Berhasil Tindaklanjuti RHP BPK RI 90,8%

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Bahas Dasar Penyusunan Anggaran 2027, Fokuskan Efisiensi dan Kualitas Layanan

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Pemerintah Finalisasi Rencana Induk Pemulihan Pascabencana Sumatra

Agraria.today | Jakarta – Pemerintah menyiapkan rencana induk Percepatan...

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus...

Raker Bersama Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Paparkan Capaian Kinerja dan Anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun 2026

Agraria.today | Jakarta - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Perkuat Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah, Wamen Ossy: Targetkan Peta LSD Baru di 17 Provinsi

Agraria.today | Jakarta - Pemerintah berencana memperkuat pelaksanaan pengendalian...

Related Articles

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menyampaikan...

AMUKAN GAJAH DI MESS PT.ARARA ABADI AKIBAT KANTONG GAJAH TELAH DIKONVERSI JADI HTI

Agraria.today - Peristiwa mengamuknya kawanan gajah liar sebanyak 13 ekor menyebabkan kerusakan parah terhadap mess karyawan PT. Arara Abadi pada minggu (22/2) di Kabupaten...

Presiden Prabowo Subianto Sebaiknya Tindak Lanjuti Pencabutan Izin PBPH Perusahan Penyebab Bencana Ekologis Sumatera

Agraria.today - Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) oleh Menteri Kehutanan (sebagaimana dilaporkan pada Februari 2026, yang merupakan tindak lanjut dari 22 izin yang akan...