Ragam AgrariaDesainer muda lulusan SMK unjuk karya di Paris

Desainer muda lulusan SMK unjuk karya di Paris

Jakarta ((Feed)) – Desainer muda Indonesia Risa Maharani yang juga lulusan SMK NU Banat, Kudus, sukses menampilkan karya rancangannya dalam peragaan busana La Mode Sur La Seine à Paris, Perancis pada 29 September lalu.

Bagi Risa, ini merupakan pengalaman kedua menembus kancah mode internasional. Sebelumnya dia pernah menampilkan karya di panggung peragaan busana Centre Stage-Asia’s Fashion Spotlight di Hongkong pada 2018.

“Mengikuti fashion show yang pertama kalinya di Eropa, bagi saya banyak tantangan yang ditemui dalam mempersiapkan koleksi ready to wear yang mengarah ke Business to Business (B2B),” kata Risa dalam keterangan pers yang diterima Antara, Rabu.

Dia mengatakan harus mempelajari selera pasar Eropa, dengan membuat konsep desain dan material bahan sesuai dengan standarisasi Eropa.

Dalam pagelaran busana di Paris, Risa Maharani yang membawa brand RISA, menghadirkan koleksi busana bertema “Maros”.

Baca juga  Hari ini, Youtube FanFest hingga pameran untuk ibu, bayi dan anak

Tema tersebut terinspirasi dari istilah “historia de color” yang dalam bahasa Spanyol berarti ‘sejarah warna’ karena pertama kali warna ditemukan di Gua Altamira, Spanyol. Sementara di Indonesia, warna ditemukan pertama kali di Maros, Sulawesi Selatan, tepatnya di Gua Leangleang.

Tema tersebut dituangkan dalam desain busana dengan siluet yang sederhana dan karakter gaya urban, namun memiliki cerita yang sesuai selera pasar kalangan muda di Eropa.

Material yang digunakan didominasi bahan polyester dengan permainan warna yang identik dengan kehidupan primitif yaitu warna merah, kuning, biru, hitam dan putih. Sentuhan ornamen yang mengandalkan kerajinan tangan dihadirkan pula sebagai daya tarik koleksi ini.

“Harapan saya pastinya semoga dapat diterima oleh pasar internasional, dan dapat menginspirasi teman-teman generasi millenial yang lain, khususnya anak-anak SMK,” kata gadis kelahiran tahun 1998 tersebut.

Baca juga  3,5 jam keluar, Wiranto kembali ke RSPAD

“Semoga mereka menjadi lebih bersemangat menggeluti industri fashion karena saya sudah membuktikan bahwa berkarya dan berbisnis di dunia internasional bukanlah mimpi belaka bagi kami,” tambah Risa.

Artikel ini dikutip dari Antaranews.com

Latest Articles

Kementerian ATR/BPN Raih Penghargaan, Berhasil Tindaklanjuti RHP BPK RI 90,8%

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Kementerian ATR/BPN Bahas Dasar Penyusunan Anggaran 2027, Fokuskan Efisiensi dan Kualitas Layanan

Agraria.today | Jakarta - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan...

Pemerintah Finalisasi Rencana Induk Pemulihan Pascabencana Sumatra

Agraria.today | Jakarta – Pemerintah menyiapkan rencana induk Percepatan...

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus...

Raker Bersama Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Paparkan Capaian Kinerja dan Anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun 2026

Agraria.today | Jakarta - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala...

Perkuat Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah, Wamen Ossy: Targetkan Peta LSD Baru di 17 Provinsi

Agraria.today | Jakarta - Pemerintah berencana memperkuat pelaksanaan pengendalian...

Related Articles

Kasatgas Tito: Pemulihan Pascabencana Sumatera Capai Kemajuan Signifikan, Huntap Jadi Prioritas

Agraria.today | Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menyampaikan...

AMUKAN GAJAH DI MESS PT.ARARA ABADI AKIBAT KANTONG GAJAH TELAH DIKONVERSI JADI HTI

Agraria.today - Peristiwa mengamuknya kawanan gajah liar sebanyak 13 ekor menyebabkan kerusakan parah terhadap mess karyawan PT. Arara Abadi pada minggu (22/2) di Kabupaten...

Presiden Prabowo Subianto Sebaiknya Tindak Lanjuti Pencabutan Izin PBPH Perusahan Penyebab Bencana Ekologis Sumatera

Agraria.today - Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) oleh Menteri Kehutanan (sebagaimana dilaporkan pada Februari 2026, yang merupakan tindak lanjut dari 22 izin yang akan...